Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 23 Jan 2026 11:20 WITA ·

Warga Mubar Dikejutkan Penemuan Mayat Membusuk dalam Rumah


 Tim Inafis Polres Muna saat mengevakuasi jenazah korban. Foto: Istimewa. Perbesar

Tim Inafis Polres Muna saat mengevakuasi jenazah korban. Foto: Istimewa.

MUNA BARAT – Warga Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat (Mubar) digegerkan dengan penemuan mayat pria membusuk di dalam rumah pada Kamis, 22 Januari 2026.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh kepolisian, diperkirakan korban meninggal 5 hari sebelum temukan.

Kapolsek Tiworo Tengah, Ipda La Menudi mengatakan korban berinisial PYB (57) tinggal seorang diri di rumahnya di Jalan Pendidikan, Desa Tondasi.

“Almarhum tinggal sendirian dirumahnya , dan telah cerai dengan istrinya, memiliki anak 5 orang semua ikut sama ibunya,” ujar Ipda La Menudi saat dikonfirmasi Penfaktual.com, Jumat, 23 Januari 2026.

Penemuan jenazah bermula ketika seorang warga yang merupakan tetangga dari korban, hendak membawakan makanan untuk korban. Namun, saat mendekati rumah, warga tersebut mencium bau tak sedap.

“(Warga) mencium bau busuk dan langsung masuk dalam rumah dan melihat korban sudah meninggal dengan kondisi busuk dan dipenuhi dengan belatung,” kata Ipda La Menudi.

Selama 2 tahun terakhir, korban dilaporkan mengidap penyakit sesak napas dan pernah menjalani perawatan intensif di RSUD Muna Barat.

“Namun sampai sebelum mengalami kematiannya, sakit korban tidak pernah kunjung sembuh,” lanjut Ipda La Menudi.

Ipda La Menudi mengatakan bahwa berdasarkan hasil olah TKP, korban diperkirakan mengggal 5 hari sebelum ditemukan.

“Almarhum dilihat terakhir tanggal 17 Januari 2026, jadi diperkirakan sesuai hasil olah TKP meninggal sudah sekira 5 hari baru ditemukan,” jalas Ipda La Menudi.

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan telah mengiklaskan kepergian korban. Kelurga juga mengklaim bahwa meninggalnya korban akibat penyakit yang dideritanya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bejat! Oknum ASN di Pasarwajo Diduga Cabuli Dua Anak di Bawah Umur

17 Februari 2026 - 20:49 WITA

Pria Asal Muna Menyamar Jadi Perempuan, Gasak Dua Laptop di Kos Kendari

17 Februari 2026 - 14:59 WITA

Menggegerkan! Warga Amamotu Kolaka Temukan Kerangka Manusia di Hutan

16 Februari 2026 - 12:46 WITA

Terlantarkan Jemaah Umrah asal Kendari, Owner Travelina Indonesia Diamankan Polisi

16 Februari 2026 - 11:36 WITA

Direktur Utama Mengakui Insiden Kecelakaan Kerja di PT Tiran Nusantara Group

16 Februari 2026 - 09:38 WITA

Hauling Ore Nikel PT ST Nickel Resources: Pembiaran Sistematis atau Kelalaian Pemerintah?

16 Februari 2026 - 08:29 WITA

Trending di Hukrim