Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 17 Mar 2025 10:34 WITA ·

Insiden Pertikaian Oknum Brimob dengan Karyawan PT MTF: Polda Sultra Beri Penjelasan


 Kabid Humas Polda Sultra, KBP Iis Kristian. Sumber: https://tribratanews.sultra.polri.go.id Perbesar

Kabid Humas Polda Sultra, KBP Iis Kristian. Sumber: https://tribratanews.sultra.polri.go.id

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Polda Sultra memberikan penjelasan terkait insiden pertikaian antara oknum Brimob dan karyawan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) di Kendari.

Menurut Kabid Humas Polda Sultra, KBP Iis Kristian, insiden tersebut bermula dari penemuan unit mobil Honda Brio yang dicicil oleh salah satu debitur di PT MTF cabang Manado dan telah menunggak selama sembilan bulan.

“Awalnya itu terkait kendaraan yang dibawa S, kemudian datang salah satu finance, lalu datang perwira dari S ini, komunikasi terkait penyelesaian kendaraan, sudah clear itu mau diselesaikan hari Senin,” jelasnya.

Namun, insiden tersebut berubah menjadi pertikaian antara oknum Brimob dan karyawan PT MTF.

“Mereka datang itu nda bawa alat, dan tidak datang dengan puluhan orang, memang ada terjadi perkelahian, antara S dan salah satu karyawan PT MTF,” ungkapnya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa kedua laporan tersebut akan diproses sebagaimana mestinya.

“Laporannya akan diproses sebagaimana mestinya, kemudian untuk anggota juga akan diperiksa, dimintai keterangannya oleh Provos,” katanya.

Sementara itu, salah satu korban Sarlun Sauala mengatakan bahwa peristiwa tersebut berawal dari penemuan unit mobil Honda Brio yang dicicil oleh salah satu debitur di PT MTF cabang Manado.

“Kejadiannya Sabtu 15 Maret 2025 sekitar pukul 21.00 WITA, saat itu atasan Barada S Bripka N kita bertemu dan kita komunikasi serta sementara mediasi, namun tiba-tiba Barada S melarikan unit tersebut, lalu kami mengejarnya hingga tiba didepan kantor kami,” jelasnya.

Sambungnya, tak berselang lama, sekitar 50 orang muncul dan terjadi peristiwa dugaan pengeroyokan terhadap pihaknya bersama 6 orang rekan kerja lainnya.

“Kemudian kita ambil unit itu, tak berselang lama datang sekitar 50 orang muncul dan melakukan pengeroyokan, yang paling parah Sarjun ini menderita luka lecet hingga dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya.

Kuasa Hukum Korban Herman Nompo mengatakan bahwa pihaknya menduga ada keterlibatan oknum Brimob.

“Iya ada dugaan keterlibatan oknum Brimob, karena sempat kami dihubungi sama perwira mereka, untuk diadakan komunikasi yang baik,” katanya.

Pihaknya juga telah melaporkan hal tersebut ke Polda Sultra dan juga akan melaporkan hal tersebut ke Mabes Polri.

“Sudah dilaporkan ke Polda Sultra, kita juga akan laporkan ke Mabes Polri,” ujarnya.

Dansat Brimobda Sultra, Kombes Pol Sugianto Marweki mengatakan bahwa oknum tersebut bukanlah anggota Brimobda Sultra.

“Itu kan resimen tersendiri, ada atasannya tersendiri, dan peristiwa tersebut juga telah dilaporkan ke Polda Sultra,” katanya

Dalam kesempatan yang sama, Dansat Brimobda Sultra juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutupi apabila ada keterlibatan oknum Brimob.

“Kita tidak akan menutupi apabila ada keterlibatan oknum Brimob, kita akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 1,824 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Hendak Curi Tabung Gas, Anak 15 Tahun di Kendari Jadi Korban Penganiayaan

15 Juli 2026 - 21:13 WITA

Pria di Kendari Ditangkap Usai Curi Handphone, Hasil Kejahatan Dipakai Beli Sabu

15 Juli 2026 - 20:57 WITA

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Empat Pelajar di Muna Barat Ditangkap Polisi

15 Juli 2026 - 16:17 WITA

HMKS Desak DPRD Konawe Selatan Selidiki Tata Kelola Pemda Lewat Hak Angket

14 Juli 2026 - 13:55 WITA

Dinilai Dekat dengan Rumah Ibadah, Gempur Sultra Desak Pemkot Kendari Tinjau Lokasi Toko Miras UD 88 

14 Juli 2026 - 13:40 WITA

Sengketa Lahan Hotel Foresta Berlanjut, BPN Sebut Ada Tanah Milik Haji Mujarab di Objek Sengketa

14 Juli 2026 - 13:27 WITA

Trending di Hukrim