BUTON – Sesosok bayi perempuan ditemukan dalam kondisi lemas di sebuah bangunan bekas Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Rabu, 8 Juli 2026 sekitar pukul 09.30 Wita. Saat ditemukan, bayi tersebut diduga telah ditinggalkan di lokasi lebih dari satu hari.
Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sunarton Hafala, mengatakan penemuan bayi berawal saat seorang warga bernama Rahman alias Maman melintas di depan bangunan kosong tersebut. Ketika melintas, ia mendengar suara tangisan bayi dari dalam gedung.
“Setelah mendengar tangisan bayi, saksi kemudian melaporkan temuannya kepada petugas jaga Polsek Kapontori,” ujar AKP Sunarton.
Menerima laporan tersebut, personel piket Polsek Kapontori berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Buton sebelum mendatangi lokasi kejadian.
Di dalam bangunan, petugas menemukan seorang bayi perempuan tergeletak di lantai dengan alas berupa selimut bayi. Kondisinya cukup memprihatinkan.
“Bagian wajah bayi sudah dikerumuni semut merah, kotorannya telah mengering, dan kondisinya lemas. Dari kondisi tersebut diperkirakan bayi telah ditinggalkan di lokasi lebih dari satu kali 24 jam,” jelasnya.
Petugas kemudian mengevakuasi bayi itu ke Puskesmas Kapontori untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani perawatan dan mendapat asupan susu dari tenaga kesehatan, kondisi bayi dilaporkan berangsur membaik dan kini dalam keadaan sehat.
AKP Sunarton menambahkan, Satreskrim Polres Buton bersama Tim Unit Reaksi Cepat (URC) telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang membuang bayi tersebut,” pungkasnya. (lin)
















