Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 27 Jan 2026 23:38 WITA ·

Diduga Cemburu, Pria di Konawe Utara Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri


 Tali bekas gantung diri korban. Foto: Istimewa Perbesar

Tali bekas gantung diri korban. Foto: Istimewa

KONAWE UTARA – Suasana duka menyelimuti Desa Pariama, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, setelah seorang pemuda berinisial MF (25) ditemukan meninggal dunia akibat dugaan bunuh diri pada Selasa sore, 27 Januari 2026. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 15.15 WITA di kediaman korban.

Diduga, motif kejadian ini adalah cemburu. Korban merasa sakit hati setelah melihat istrinya sedang bersama kerabatnya di dapur. Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 15.10 WITA, ketika korban sempat melakukan percobaan mengakhiri hidup dengan meminum cairan insektisida (Decis). Namun, berhasil dicegah oleh istrinya (FY) dan saksi lain (M).

Setelah ditenangkan, korban kemudian berpamitan masuk ke dalam kamar untuk menenangkan diri. Nahas, berselang 15 menit kemudian, saat sang istri hendak mengambil barang di dalam kamar, ia menemukan korban dalam posisi tergantung.

Teriakan histeris saksi memancing kedatangan warga sekitar, termasuk saksi H (seorang Komcad) dan M (Sekdes Desa Pariama). Pihak keluarga dan warga segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Langgikima untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setibanya di Puskesmas, petugas medis menyatakan bahwa nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi.

Polsek Wiwirano, dipimpin Kapolsubsektor Ipda Rusli Jaya, langsung mengambil langkah-langkah prosedural dengan cara mendatangi dan melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), mengawal proses evakuasi korban ke Puskesmas, mencatat, dan melakukan interogasi awal terhadap para saksi di lokasi kejadian.

Jenazah korban saat ini diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi keluarga yang sedang berduka.(red)

Artikel ini telah dibaca 186 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Loyalis Ridwan Bae Tolak Panggilan Klarifikasi Polisi, Bantah Ada Pengeroyokan Ridwan Badallah

5 November 2026 - 14:41 WITA

Dua Pria di Kendari Ditangkap Usia Diduga Curi Mangga Warga untuk Dijual 

5 November 2026 - 10:56 WITA

Suami di Buton Ditangkap Usai Diduga Bakar Motor Istri, Sempat Kabur Tiga Hari ke Hutan

5 November 2026 - 10:52 WITA

Kasus Penebangan Liar di Tahura Nipa-Nipa Mandek di Gakkum Kehutanan Kendari, Warga Resah Pelaku Masih Berkeliaran

4 November 2026 - 11:32 WITA

Geger Kasus Penyadapan, Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka

3 November 2026 - 21:38 WITA

Perkelahian di RTH Papalimba Kendari, Sejumlah Pemuda Luka-luka dan Satu Motor Rusak

2 November 2026 - 17:28 WITA

Trending di Hukrim