KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Pasar Rakyat Ambuau Indah Kabupaten Buton. Tersangka adalah N, kontraktor, dan MD, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Buton.
Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Niko Darutama, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup dan melalui gelar perkara.
“Dua orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka, masing-masing berinisial MD selaku PPK dan NA sebagai kontraktor,” ujar AKBP Niko Darutama, Senin, 5 Januari 2026.
Dugaan korupsi terjadi pada proyek pembangunan Pasar Rakyat Ambuau Indah pada tahun anggaran 2018, dengan anggaran Rp5.685.933.000 dari APBN Kementerian Perdagangan RI. Negara ditaksir mengalami kerugian Rp1.378.434.051.
Penyidik menahan tersangka untuk mempermudah penyidikan. Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU Tipikor juncto Pasal 603 dan/atau Pasal 604 KUHP Tahun 2023.
AKBP Niko mengatakan langkah tegas ini menunjukkan komitmen Polda Sultra dalam pemberantasan korupsi.(lin)
















