Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 21 Agu 2026 18:09 WITA ·

Tawuran Pelajar di Kendari, Kapolresta: Setiap 17 Agustus Ada Korban


 Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L Sengka (tengah) bersama jajaran saat konferensi pers di Polresta Kendari, Jumat (21/8/2026). Foto: Penafaktual.com Perbesar

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L Sengka (tengah) bersama jajaran saat konferensi pers di Polresta Kendari, Jumat (21/8/2026). Foto: Penafaktual.com

KENDARI – Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L Sengka mengungkapkan, tawuran antarpelajar kerap terjadi di Kota Kendari setiap momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya pada 17 Agustus.

Hal itu disampaikan Edwin dalam konferensi pers yang digelar di halaman Polresta Kendari, Jumat sore, 21 Agustus 2026.

Edwin mengatakan, dalam kasus tawuran yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, pada Senin 17 Agustus 2026, sebanyak tiga pelajar SMA telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dua pelajar yang menjadi korban dalam insiden tersebut, masing-masing berinisial MF dan IZMM, mengalami luka akibat terkena anak panah busur.

Salah satu korban mengalami luka pada bagian belakang kepala, sedangkan korban lainnya mengalami luka di bagian punggung dan harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bahteramas Kendari.

“Tawuran antarpelajar ada tiga (tersangka). Setiap tanggal 17 (Agustus) ada korban,” ujar Edwin.

Menurut Edwin, kasus serupa juga terjadi pada 17 Agustus 2025. Saat itu, pihaknya menerima laporan adanya korban tawuran antarpelajar.

“Kalau tidak salah tahun lalu korban satu ya, sekarat,” katanya.

Untuk mencegah kejadian serupa kembali terulang, Polresta Kendari berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, serta TNI.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyusun langkah pencegahan dan mengantisipasi tawuran antarpelajar, khususnya pada momen 17 Agustus.

“Untuk bersama-sama menjaga, mengantisipasi agar tawuran ini tidak terjadi lagi di Kota Kendari, khususnya di tanggal 17,” ungkapnya.

Edwin menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, para pelajar yang terlibat dalam tawuran pada 17 Agustus 2026 tersebut tidak mengikuti upacara pengibaran bendera.

Mereka justru berada di luar lingkungan sekolah hingga akhirnya terlibat tawuran dengan menggunakan senjata tajam.

Tiga Pelajar Jadi Tersangka

Satreskrim Polresta Kendari telah menetapkan tiga pelajar SMA sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Ketiganya masing-masing berinisial S (15) dan D (18), warga Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari, Kota Kendari. Sementara satu tersangka lainnya, MH (17), merupakan warga Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara.

Tersangka S diduga menguasai dan memiliki senjata tajam jenis busur yang kemudian digunakan oleh D dalam aksi tawuran.

Sementara tersangka MH diduga menguasai senjata tajam jenis golok sisir yang digunakan saat tawuran.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 307 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. (lin)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Enam Pelajar Diamankan Usai Diduga Terlibat Tawuran di Kendari, Polisi Sita Ketapel dan Mata Busur

31 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Dua Tahun Laporan Pembakaran Sarang Walet Mandek, Praka Tasmin Pertanyakan Kinerja Polsek Poasia

30 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Diduga Ada Penyimpangan Dana Penelitian Rp 50 Juta, Mahasiswa Desak Rektor UHO Evaluasi Dekan FISIP

30 Oktober 2026 - 13:12 WITA

Diduga Mabuk, Pria di Buton Aniaya Nelayan dengan Senjata Tajam

30 Oktober 2026 - 10:15 WITA

Polresta Minta Tutup Sekretariat Siswa SMKN 2 Kendari, Diduga Jadi Pemicu Tawuran Pelajar

27 Oktober 2026 - 11:18 WITA

Dipecat NasDem Tak Otomatis Lengser dari DPRD, Eks Legislator Beberkan Aturan PAW Tariala

27 Oktober 2026 - 10:37 WITA

Trending di Hukrim