Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 28 Jan 2026 22:01 WITA ·

Rektor Unsultra: Rekening Yayasan Diblokir Oknum Tak Berwenang, Pakai Kop Pemprov


 Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, Prof. Jamhir Safani. Foto: penafaktual.com Perbesar

Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, Prof. Jamhir Safani. Foto: penafaktual.com

KENDARI – Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Prof. Jamhir Safani mengungkap fakta dibalik polemik pemblokiran rekening Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Diketahui yayasan tersebut menitipkan dana kampusnya pada tiga bank di Kota Kendari yaitu Bank BPD Sulawesi Tenggara, Bank BTN dan Bank BNI.

Namun, saat ini tiga bank tersebut dikabarkan telah melakukan pembekuan rekening. Prof. Jamhir menyebutkan, pembekuan tersebut diajukan oleh oknum tertentu tanpa dasar hukum yang pasti.

“Ada pihak lain yang mengajukan pemblokiran (rekening yayasan) tanpa ada aspek legalitas, yaitu dari pihak yayasan yang lama yang sebenarnya mereka tidak punya legalitas,” ujar Prof. Jamhir saat ditemui di Bank BTN Kendari, Rabu, 28 Januari 2026.

Prof. Jamhir mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, surat mengajukan pembekuan rekening yayasan menggunakan kop Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dan melampirkan Administrasi Hukum Umum (AHU) milik Ruang Guru.

“AHU yang digunakan adalah AHU Ruang Guru, logonya (surat) juga logo Pemprov, bukan logo Yayasan Pendidikan Tinggi Sultra,” katanya.

Parahnya lagi kata, Prof Jamhir pengajuan pemblokiran itu dilakukan tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Yang boleh melakukan pemblokiran adalah kalau ada perintah dari pihak kepolisian, atau pihak kejaksaan atau pengadilan, dan ini tidak ada sama sekali permintaan pemblokiran dari instansi-instansi tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, saat ini pihaknya tengah berkordinasi dengan pihak bank agar rekening yayasan segera diaktifkan kembali.

“Telah dicapai kesepahaman antara pihak Unsultra dan Bank BTN, Alhamdulillah hari ini pembuatan spesimen rekening baru, pergantian Prof. Andi Bahrun ke saya sebagai baru definitif,” pangkas Prof. Jamhir. (lin)

Artikel ini telah dibaca 180 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polresta Minta Tutup Sekretariat Siswa SMKN 2 Kendari, Diduga Jadi Pemicu Tawuran Pelajar

27 Oktober 2026 - 11:18 WITA

Dipecat NasDem Tak Otomatis Lengser dari DPRD, Eks Legislator Beberkan Aturan PAW Tariala

27 Oktober 2026 - 10:37 WITA

Kasus Pelecehan Murid di Kendari, Kuasa Hukum Guru Mansur Ajukan PK dengan Lima Saksi dan Bukti Baru

27 Oktober 2026 - 08:09 WITA

Mahasiswa Desak Transparansi Pemecatan La Ode Tariala: Jangan Berlindung di Balik Alasan Internal Partai

26 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Diduga Mabuk, Pemuda di Kendari Aniaya Lansia hingga Luka-luka Usai Ribut di THM

26 Oktober 2026 - 19:15 WITA

Anak Disabilitas 17 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Driver Ojol di Kendari, Pelaku Ditangkap

26 Oktober 2026 - 17:52 WITA

Trending di Hukrim