Menu

Mode Gelap
Rudapaksa Anak Dibawa Umur, Bendahara PT TMS Ditangkap Polisi Bocah di Muna Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Laut Waspada Penipuan Whatsapp, Ini Modus Terbaru 2024 Sidang Tipikor PT Antam, Hakim Minta JPU Hadirkan Eks Gubernur Sultra Sosok Jenderal yang Sederhana dan Rendah Hati itu Telah Berpulang

Hukrim · 23 Jan 2024 12:55 WITA ·

Polisi Tangkap 4 Pelaku Prostitusi Online di Hotel Grand Mitra


 Kapolres Parimo AKBP Jovan Reagan Sumual saat menggelar Konferensi Pers terkait penangkapan 4 pelaku prostitusi online. Foto: Istimewa Perbesar

Kapolres Parimo AKBP Jovan Reagan Sumual saat menggelar Konferensi Pers terkait penangkapan 4 pelaku prostitusi online. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, PARIMO – Empat pelaku perdagangan orang berupa prostitusi online melalui aplikasi MiChat diungkap Satreskrim Polres Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat, 19 Januari 2024 dini hari.

Hal itu diungkapkan Kapolres Parimo AKBP Jovan Reagan Sumual dihadapan jurnalis saat menggelar Konferensi Pers di Polres Parimo, Senin, 22 Januari 2024

“Praktek Prostitusi online melalui aplikasi MiChat berhasil kita ungkap di Hotel Grand Mitra, Parigi, pada Jumat 19 Januari 2024 dini hari” kata Kapolres Parimo

Kapolres juga menyebut, ada 4 pelaku yang diamankan, masing-masing inisial FA (28), NS (18), AMA (18) dan MZA (24) kesemuanya beralamat di Gorontalo.

“Pelaku dalam melaksanakan praktek prostitusi menyewa 3 kamar hotel Grand Mitra di Parigi dan menyiapkan 3 wanita Pekerja Sek Komersial (PSK) inisial IM, SB dan AM,” ujarnya

Masih kata Jovan, selanjutnya pelaku membuka dan menawarkan PSK melalui aplikasi MiChat dengan tarif antara Rp 350 Ribu hingga Rp 400 Ribu yang dibayarkan sebelum melakukan hubungan sex.

“Para pelaku mendapatkan keuntungan Rp50 ribu per pelanggan dari PSK yang telah melayani pelanggannya,” jelas Jovan.

Dalam pengungkapan kasus prostitusi online ini, Kepolisian telah mengamankan 7 buah alat kontrasepsi, uang tunai Rp 750 Ribu dan 5 (lima) buah smartphone, bebernya.

“4 Pelaku saat ini ditahan di Polres Parimo dan dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukum minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun” pungkasnya.(ceng)

Artikel ini telah dibaca 238 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Manipulasi Laporan Pajak, Bos PT RMI Ditetapkan Tersangka

23 April 2024 - 17:37 WITA

Terungkap Skenario Pembunuhan Mertua di Kendari oleh Menantunya Sendiri

17 April 2024 - 11:45 WITA

Pria Mabuk di Muna Diduga Aniaya Nenek 72 Tahun

16 April 2024 - 14:28 WITA

Polisi Lidik Dana Stunting pada DPPKB Muna TA 2023

4 April 2024 - 22:45 WITA

Soal Oknum Anggotanya Ketapel Tahanan Kasus Pencabulan Anak, Begini Penjelasan Kapolsek Baruga

2 April 2024 - 11:41 WITA

AP2 Sultra Beberkan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Oknum Pejabat dan Dua Caleg Terpilih di Bombana

31 Maret 2024 - 21:48 WITA

Trending di Hukrim