Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 22 Des 2025 18:46 WITA ·

JGN Sultra Protes Penahanan Ilegal DZ, Desak Pencopotan Karutan Kendari


 Jaringan Garuda Nusantara (JGN) Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di depan Rutan Kelas II A Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Jaringan Garuda Nusantara (JGN) Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di depan Rutan Kelas II A Kendari. Foto: Istimewa

KENDARI – Jaringan Garuda Nusantara (JGN) Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di depan Rutan Kelas II A Kendari, Senin, 22 Desember 2025, sebagai protes keras terhadap dugaan penahanan ilegal terhadap DZ yang telah divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kendari.

DZ dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan oleh Majelis Hakim PN Kendari pada Kamis, 18 Desember 2025, namun masih ditahan di Rutan Kelas II A Kendari selama beberapa hari setelah putusan dibacakan. JGN Sultra menilai tindakan pihak Rutan sebagai pelanggaran hukum serius dan mencederai prinsip supremasi hukum.

“Penahanan DZ tanpa landasan hukum dan menentang putusan pengadilan. Kami menganggap ini ilegal dan melawan hukum,” kata Sarfan, Koordinator Lapangan JGN Sultra.

Penahanan DZ diduga dilakukan oleh oknum pegawai integrasi Rutan Kendari dengan dalih pengurusan administrasi dan kelengkapan berita acara pelaksanaan putusan, yang dinilai tidak berdasar hukum.

“Dalam peraturan, tidak dibenarkan penahanan kepada seseorang yang telah divonis bebas atau tidak bersalah, walaupun satu detik sekalipun,” tegas Sarfan.

DZ akhirnya dibebaskan pada Minggu, 21 Desember 2025 setelah adanya tekanan dan desakan keras dari pihak kuasa hukum. JGN Sultra menuntut pencopotan Karutan Kelas II A Kendari dan pengadilan terhadap oknum-oknum yang terlibat.

“Negara tidak boleh kalah oleh kelalaian aparatnya. Putusan pengadilan adalah hukum tertinggi yang wajib dilaksanakan tanpa syarat,” tegas JGN Sultra.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Rutan Kelas IIA Kendari, Rike Noviandi Umbaran belum memberikan keterangan yang dikonfirmasi media ini.(lin)

Artikel ini telah dibaca 117 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gempur Sultra Soroti Pembangunan di Puuwatu, Diduga Tetap Berjalan Meski Ada Plang Penghentian

18 Agustus 2026 - 20:37 WITA

Pembangunan Alexandria Hills Kendari Diduga Tetap Berjalan Meski Ada Plang Penghentian

18 Agustus 2026 - 20:21 WITA

Demi Lunasi Utang, ART di Kendari Nekat Curi Perhiasan dan Uang Majikan

18 Agustus 2026 - 15:08 WITA

Driver Ojol di Kendari Diancam Pakai Pisau Dapur Saat Jemput Orderan, Pelaku Diamankan Polisi

18 Agustus 2026 - 09:37 WITA

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Perkara Ijazah Palsu, La Ami Anggota DPRD Kendari Resmi Dipidana

17 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Curi Peralatan Bengkel di Rumah Kosong, Pria Bertato di Kendari Diamuk dan Diikat Warga di Pohon

17 Agustus 2026 - 16:03 WITA

Trending di Hukrim