Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 7 Jul 2026 19:19 WITA ·

Terungkap Indentitas dan Kronologi Penemuan Mayat di Desa Lasalepa Muna


 Tim Inafis Polres Muna bersama personel Polsek Tampo mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD dr. Baharuddin, M.Kes untuk dilakukan pemeriksaan medis. Foto: Istimewa Perbesar

Tim Inafis Polres Muna bersama personel Polsek Tampo mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD dr. Baharuddin, M.Kes untuk dilakukan pemeriksaan medis. Foto: Istimewa

MUNA – Seorang laki-laki berinisial AS (51) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Desa Lasalepa, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Selasa, 7 Juli 2026 sekitar pukul 09.00 WITA.

Jenazah pertama kali ditemukan oleh istrinya, RN (57), setelah mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah.

Kronologi Penemuan
Berdasarkan keterangan RN kepada aparat kepolisian, ia baru kembali dari Kota Kendari pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Saat tiba di rumah, seluruh pintu dalam keadaan terkunci dari dalam.

RN kemudian mencari informasi kepada keluarga dan warga sekitar terkait keberadaan suaminya, namun tidak ada yang mengetahuinya.

Keesokan harinya sekitar pukul 09.00 WITA, RN kembali ke rumah dan mencium aroma tidak sedap. Ia lalu melapor ke Pemerintah Desa Lasalepa untuk dilakukan pengecekan bersama.

Karena tidak ada akses masuk, warga bersama perangkat desa membuka paksa pintu belakang rumah dengan disaksikan istri korban. Setelah masuk, korban ditemukan terbaring meninggal dunia di dalam kamar.

Tidak Ada Tanda Tindak Pidana
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana.

Berdasarkan keterangan keluarga dan warga, korban memiliki riwayat penyakit tuberkulosis (TB) dan asma serta masih menjalani pengobatan. Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah sejak istrinya ke Kota Kendari pada 26 Juni 2026.

Menurut warga, korban sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas di sekitar rumah. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan sehingga diperkirakan telah meninggal beberapa hari sebelumnya.

Jenazah Dievakuasi untuk Visum
Sekitar pukul 11.30 WITA, Tim Inafis Polres Muna bersama personel Polsek Tampo mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. Baharuddin, M.Kes untuk dilakukan pemeriksaan medis atau visum guna memastikan penyebab kematian.

Hingga saat ini penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan.

Imbauan Polisi
Kasi Humas Polres Muna Iptu Muh Jufri mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada aparat pemerintah setempat maupun kepolisian apabila mengetahui ada warga yang tinggal sendiri, terutama yang sedang sakit dan tidak terlihat beraktivitas dalam waktu tertentu.

“Laporan cepat dari masyarakat dapat membantu dilakukan pengecekan lebih awal guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Iptu Muh Jufri.(red)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kejati Sultra Didesak Usut Dugaan Aliran Dana Korupsi Tambang ke LSM, Wartawan, dan Mahasiswa

7 Juli 2026 - 17:54 WITA

Anti-Corruption Women’s Forum Minta APH Telusuri Dugaan Penyimpangan Proyek DAS BPKH Kendari

7 Juli 2026 - 17:36 WITA

Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah di Muna, Polisi Olah TKP

7 Juli 2026 - 14:29 WITA

Puskesmas Ranomeeto Bantah Tersangka Pencabulan Anak Tiri di Kendari Idap TBC, Sebut Hanya Gangguan Lambung

6 Juli 2026 - 16:44 WITA

Diduga Aniaya Korban dengan Busur, Pria di Konawe Ditangkap Polisi

6 Juli 2026 - 12:26 WITA

Penahanan Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Kendari Ditangguhkan, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Alasan Sakit TBC

5 Juli 2026 - 20:14 WITA

Trending di Hukrim