Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 14 Feb 2026 16:41 WITA ·

Curi Genset PT APN dan Tikam Korban, Dua Pria di Kolaka Ditangkap Polisi


 Dua pria pelaku pencurian genset PT APN di Kolaka ditangkap polisi. Foto: Istimewa Perbesar

Dua pria pelaku pencurian genset PT APN di Kolaka ditangkap polisi. Foto: Istimewa

KOLAKA – Tim Elang Anti Bandit Sat Reskrim Polres Kolaka menangkap dia orang pria yang diduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di Desa Oko-oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Jumat, 13 Februari 2026.

Dua pria tersebut masing-masing berinisial RA RA (32), warga Desa Polengga, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka dan AS (27), warga Desa Pelambua, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

Kasi Humas Polres Kolaka, AKP Dwi Arif mengatakan, aksi pencurian yang dilakukan pelaku terjadi pada saat korban sedang menjaga sebuah genset merk Motoyama milik PT APN di Desa Oko-oko, Kecamatan Pomala.

“Salah satu terduga pelaku mendatangi penjaga Genset dan langsung menghunus sebilah senjata tajam jenis badik,” ujar AKP Dwi Arif, Sabtu, 14 Februari 2026.

Selanjutnya, pelaku kemudian mengambil satu unit Genset merek Motoyama dengan cara diangkat lalu dinaikkan ke atas bagasi mobil yang digunakan oleh para pelaku.

“Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp17,5 juta,” kata AKP Dwi Arif.

Dalam kasus ini polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit Genset merek Motoyama warna ungu yang diduga hasil curian para pelaku.

Saat ini kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kolaka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Akibat perbuatanya, keduanya disangkakan melanggar Pasal 477 KUHPidana, dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun dan denda kategori V maksimal sebanyak Rp 500 juta. (lin)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Mahasiswa Desak Transparansi Pemecatan La Ode Tariala: Jangan Berlindung di Balik Alasan Internal Partai

26 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Diduga Mabuk, Pemuda di Kendari Aniaya Lansia hingga Luka-luka Usai Ribut di THM

26 Oktober 2026 - 19:15 WITA

Anak Disabilitas 17 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Driver Ojol di Kendari, Pelaku Ditangkap

26 Oktober 2026 - 17:52 WITA

Temuan BPK Lebih dari Rp600 Juta di KPU Kendari Disorot, Bung RW Desak Kejati Sultra Audit Menyeluruh

25 Oktober 2026 - 21:49 WITA

Libatkan Anggota DPRD Sultra, Kasus Dugaan Tambang Tanpa IUJP di Moramo Utara Masuk Tahap Penelitian Jaksa

24 Oktober 2026 - 12:53 WITA

Operasi Sarang Narkoba di Muna, Pemuda 19 Tahun Diamankan Bersama Sabu 4 Gram

24 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Trending di Hukrim