Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 11 Jan 2025 15:54 WITA ·

Anggota DPRD Desak Polres Bombana Usut Tuntas Kasus Tambang Batu Ilegal di Desa Mambo


 Sudiami, S.H., Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bombana. Foto: Istimewa Perbesar

Sudiami, S.H., Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bombana. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, BOMBANA – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bombana, Sudiami, angkat bicara dan menyoroti kinerja Polres Bombana terkait polemik penggerebekan tambang batu di Desa Mambo Kecamatan Poleang Timur pada Rabu, 25 Desember 2024 lalu oleh Satreskrim Polres Bombana bersama Polsek Poleang Timur.

Pasalnya, usai penggerebekan tersebut hingga kini sudah kurang lebih 3 pekan lamanya belum ada penetapan tersangka terkait dengan kasus tersebut dan belum ada kepastian hukum.

Terkait hal ini, Sudiami mendesak Polres Bombana untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan dan segera memberikan kepastian hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

“Kita berharap kasus seperti ini bisa diungkap secara terang-benderang. Jangan ditutup-tutupi apalagi mau main mata dengan penambang ilegal”, kata Sudiami kepada media ini, Sabtu, 11 Januari 2024.

Wakil rakyat Dapil Kabaena ini menegaskan Kepolisian harus kerja cepat dan transparan dalam menangani berbagai kasus hukum dan tak perlu menunggu kasus tersebut viral baru bergerak.

“Karena ini juga menyangkut marwah institusi Polres Bombana sebagai lembaga penegak hukum, dan juga untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian”, tuturnya.

Sudiami menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan kepada semua orang, sehingga siapapun yang ikut terlibat dalam kasus tambang batu ilegal di Desa Mambo tersebut harus mendapatkan perlakuan yang sama di mata hukum.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bombana Iptu Yudha Febry Widanarko mengatakan bahwa saat ini kasus dugaan tambang batu ilegal di Desa Mambo masih proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

“Masih berproses lidik. Sementara masih pemeriksaan saksi-saksi. Empat orang yang diperiksa dan akan bertambh lagi”, kata Iptu Yudha Febry Widanarko melalui pesan Whatsapp-nya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan ahli terkait dengan kasus tersebut.

“Kami masih tahapan penyelidikan, kami masih perdalam. Masih mau periksa ahli”, tukasnya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 204 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Enam Pelajar Diamankan Usai Diduga Terlibat Tawuran di Kendari, Polisi Sita Ketapel dan Mata Busur

31 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Dua Tahun Laporan Pembakaran Sarang Walet Mandek, Praka Tasmin Pertanyakan Kinerja Polsek Poasia

30 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Diduga Ada Penyimpangan Dana Penelitian Rp 50 Juta, Mahasiswa Desak Rektor UHO Evaluasi Dekan FISIP

30 Oktober 2026 - 13:12 WITA

Diduga Mabuk, Pria di Buton Aniaya Nelayan dengan Senjata Tajam

30 Oktober 2026 - 10:15 WITA

Polresta Minta Tutup Sekretariat Siswa SMKN 2 Kendari, Diduga Jadi Pemicu Tawuran Pelajar

27 Oktober 2026 - 11:18 WITA

Dipecat NasDem Tak Otomatis Lengser dari DPRD, Eks Legislator Beberkan Aturan PAW Tariala

27 Oktober 2026 - 10:37 WITA

Trending di Hukrim