Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 14 Okt 2026 11:28 WITA ·

63 Siswa di Konawe Selatan Diduga Keracunan MBG, Puskesmas Angata Penuh


 Puluhan siswa sedang diberikan pertolongan medis di Puskesmas Angata. Foto: Istimewa Perbesar

Puluhan siswa sedang diberikan pertolongan medis di Puskesmas Angata. Foto: Istimewa

KONAWE SELATAN – Puluhan siswa SMAN 10 Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dilarikan ke Puskesmas Angata, Rabu, 14 Oktober 2026. Selain siswa SMA, sejumlah pelajar SD di kecamatan yang sama juga dilaporkan mengalami gejala serupa dan harus mendapat perawatan medis.

Para pelajar tersebut mengeluh sakit perut, pusing, dan mual setelah menyantap paket Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, beberapa siswa terlihat lemas hingga pingsan, bahkan menangis histeris karena tidak tahan menahan rasa sakit saat berada di Puskesmas.

Kepala SMAN 10 Konawe Selatan, Liy, membenarkan adanya kejadian tersebut saat dikonfirmasi.

“Betul kejadiannya,” kata Liypenyeb, 14 Oktober 2026.

Menurut Liy, keluhan mulai dirasakan para siswa usai mengonsumsi menu MBG pada Selasa (13/10) sore. Gejala awal berupa mual dan nyeri perut, kemudian kondisinya memburuk pada Rabu pagi sehingga harus dirujuk ke fasilitas kesehatan.

“Anak-anak bilang mulai sakit setelah makan MBG kemarin sore. Puncaknya tadi pagi,” ungkapnya.

Liy menyebut, jumlah korban tidak hanya dari SMA. Siswa sekolah dasar juga banyak yang dilarikan ke Puskesmas yang sama hingga membuat ruangan penuh.

“Tidak cuma SMA, siswa SD juga banyak. Puskesmas sekarang sudah penuh,” ujarnya.

Hingga saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan, pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), maupun pihak yayasan penyedia MBG belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab dugaan keracunan tersebut.

Sementara itu, Kapolres Konawe Selatan AKBP Daeng Riandika Mahardani mengatakan pihaknya telah turun melakukan pengecekan di lokasi.

“Sudah ditangani oleh anggota kami. Tercatat ada 27 siswa SD dan 36 siswa SMA yang ditangani di Puskesmas,” kata Daeng Riandika.

Ia menambahkan, paket makanan tersebut diketahui berasal dari SPPG Angata, Konawe Selatan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait menu yang disajikan sehari sebelumnya.

“Masih dalam pemeriksaan anggota, karena kejadiannya sudah sejak kemarin,” tutupnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dua Bulan Berlalu, Kasus Pembalakan Liar Tahura Nipa-Nipa Belum Naik Penyidikan

12 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Pria di Muna Ditikam Orang Tak Dikenal saat Acara Lulo

11 Oktober 2026 - 16:45 WITA

Berulang Kali Tebang Pohon Ilegal di Kawasan Tahura Nipa-Nipa, Dua Warga Soropia Konawe Terancam Pidana

9 Oktober 2026 - 12:35 WITA

Oknum Satpol PP Sultra Ditangkap, Diduga Aniaya Mahasiswa HMI Saat Demo di Kantor Gubernur

8 Oktober 2026 - 19:25 WITA

Curi Barang di Rumah Dinas SDN 1 Lambandia Koltim, Dua Pria Ditangkap Polisi 

8 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Pembalakan Liar di Tahura Nipa-Nipa Terbongkar, Dua Warga Soropia Konawe Diamankan

7 Oktober 2026 - 12:54 WITA

Trending di Hukrim