KENDARI – Seorang perempuan penyandang disabilitas tunawicara berinisial NU (30) di Kota Kendari diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, LOK (51).
Akibat dugaan tindak pidana tersebut, korban sempat hamil sebelum akhirnya mengalami keguguran pada Jumat, 3 Juli 2026.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan pelaku telah ditangkap di Jalan Konawe, Kelurahan Benua Nirae, pada Sabtu 4 Juli 2026.
Dari hasil penyidikan sementara, pelaku mengaku telah menyetubuhi korban sebanyak sembilan kali sejak Maret hingga Mei 2026. Aksi tersebut diduga dilakukan di bawah pohon enau yang berada di depan rumah korban.
Menurut Kompol Malau, pelaku mengaku awalnya mendatangi rumah korban, kemudian mengklaim korban mengajaknya berhubungan intim. Setelah itu, pelaku mengajak korban menuju lokasi di bawah pohon enau dan perbuatan tersebut diduga berulang kali dilakukan hingga Mei 2026.
“Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kehamilan yang kemudian berakhir dengan keguguran,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan terhadap korban, kehamilan yang dialaminya merupakan akibat dari kekerasan seksual yang dilakukan pelaku. Korban juga menyebut pelaku masih terus melakukan perbuatan serupa selama dirinya hamil.
Selain diduga melakukan kekerasan seksual, pelaku juga diduga menganiaya korban saat sedang hamil. Peristiwa tersebut terungkap setelah korban mengalami keguguran pada Jumat, 3 Juli 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga beberapa kali memukul bagian perut korban hingga menyebabkan korban mengalami keguguran.
“Selama korban yang merupakan penyandang disabilitas hamil, pelaku diduga beberapa kali melakukan pemukulan pada bagian perut korban. Akibatnya, korban mengalami keguguran dan janin keluar di kamar mandi rumah korban,” kata Kompol Malau.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 473 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (lin)















