Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 1 Jul 2026 19:56 WITA ·

Pria Diduga ODGJ Sandera Balita 3 Tahun di Konawe, Sempat Ancam Bunuh Korban


 Tangkapan layar video yang memperlihatkan seorang pria ODGJ inisial D saat menggendong korban. Foto: Istimewa Perbesar

Tangkapan layar video yang memperlihatkan seorang pria ODGJ inisial D saat menggendong korban. Foto: Istimewa

KONAWE – Seorang balita perempuan berinisial K (3) menjadi korban penyanderaan oleh pria berinisial D (27) di Desa Totombe Jaya, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Rabu, 1 Juli 2026. Pelaku mengancam akan menggorok leher korban menggunakan sebilah pisau.

Kapolsek Sampara, Iptu Heryanto, mengatakan pelaku merupakan warga setempat yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ). D diketahui baru keluar dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Kendari sekitar sebulan sebelum kejadian.

Peristiwa bermula ketika pelaku mendatangi rumah orang tua korban, Asmin, dan meminta diantar ke Polsek Sampara. Sebelum itu, pelaku terlihat gelisah, berkeliling di sekitar rumah sambil menangis dan berulang kali mengaku ada orang yang hendak membunuhnya.

“Pelaku datang meminta diantarkan ke Polsek Sampara. Saat itu pelaku terlihat gelisah, menangis, dan terus mengatakan ada yang ingin membunuhnya,” ujar Heryanto.

Permintaan tersebut semula tidak ditanggapi. Namun, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah pisau dari dapur.

Tak lama kemudian, pelaku keluar rumah, menghampiri korban yang sedang bermain di halaman, lalu menggendong balita tersebut sambil menodongkan pisau ke lehernya.

“Pelaku menggendong korban yang sedang bermain di depan rumah sambil menodongkan pisau ke leher korban,” katanya.

Warga yang menyaksikan kejadian itu berusaha membujuk pelaku agar melepaskan korban. Namun, pelaku justru terus mengancam akan menggorok leher balita tersebut apabila keinginannya tidak dipenuhi.

Dalam situasi menegangkan itu, pelaku kembali meminta Asmin mengantarkannya ke Polsek Sampara. Demi keselamatan korban, permintaan tersebut akhirnya dituruti. Asmin membawa pelaku menggunakan sepeda motor, sementara pelaku tetap menggendong korban dengan pisau masih menempel di lehernya.

Setibanya di Polsek Sampara, petugas piket berupaya melakukan negosiasi. Namun, pelaku tetap menolak melepaskan korban maupun pisau yang dipegangnya.

“Berkat koordinasi dan tindakan cepat personel Polsek Sampara bersama personel Koramil Sampara, pelaku akhirnya berhasil diamankan,” kata Heryanto.

Korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka. Polisi juga mengamankan sebilah pisau yang digunakan pelaku saat melakukan penyanderaan.

Selanjutnya, pelaku dibawa kembali ke Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari untuk menjalani pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan lebih lanjut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gagal Bawa Kabur Motor, Terduga Pelaku Curanmor di Muna Diringkus Warga

25 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Rusman Emba di Persidangan: Tuduhan Terima Rp1 Miliar dari Kepala UKPBJ Tidak Benar!

25 Agustus 2026 - 11:06 WITA

Kasus Ijazah Palsu Inkrah, Anggota DPRD Kendari La Ami Belum Dijebloskan ke Penjara

24 Agustus 2026 - 13:40 WITA

Pria di Kendari Curi Motor Polisi Lalu Digadaikan, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Main Judol

23 Agustus 2026 - 14:14 WITA

Satu Ditangkap di Buton Utara, Satu Buron! Ini Modus Pencurian BRI Link di Kendari

21 Agustus 2026 - 22:12 WITA

Berkas Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Pemkot Baubau Dinyatakan P21 Polda Sultra

21 Agustus 2026 - 21:20 WITA

Trending di Hukrim