Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 10 Mei 2026 17:53 WITA ·

Geger! Warga Temukan Mayat Pria di Lorong Lasolo Kendari Barat


 Polisi dan warga setempat mengevakuasi korban. Foto: Istimewa Perbesar

Polisi dan warga setempat mengevakuasi korban. Foto: Istimewa

KENDARI — Minggu sore yang tenang di Lorong Lasolo, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, berubah mencekam setelah warga menemukan sesosok jasad pria tersangkut di aliran sungai, Minggu, 10 Mei 2026.

Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita di aliran Sungai Lasolo, tepat di dekat lokasi air jatuh. Penemuan itu sontak mengundang kepanikan sekaligus duka warga yang langsung berkerumun di lokasi.

Korban diketahui berinisial N (42), seorang pekerja swasta asal Kota Kendari. Kepergiannya yang mendadak menyisakan tanda tanya bagi keluarga dan tetangga yang mengenalnya sehari-hari.

Salah seorang warga berinisial P membenarkan adanya penemuan tersebut. Dengan nada lirih, ia menuturkan detik-detik saat jasad korban pertama kali terlihat.

“Korban ditemukan tersangkut di aliran sungai dekat air jatuh,” ujar P saat dikonfirmasi.

Warga yang syok kemudian bergegas melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Tak lama, aparat tiba di lokasi untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi jenazah.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Sejumlah saksi di sekitar lokasi dimintai keterangan guna mengungkap kronologi sebelum N ditemukan tak bernyawa.

Jenazah korban rencananya akan dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk proses identifikasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Kepergian N menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Di Lorong Lasolo, warga masih tak menyangka salah satu tetangga mereka harus mengakhiri hidup dengan cara tragis di aliran sungai yang biasanya jadi tempat anak-anak bermain.(red)

Artikel ini telah dibaca 174 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Aniaya Istri hingga Luka di Kendari, Pria 29 Tahun Ditangkap Polisi

9 Mei 2026 - 22:20 WITA

LSM vs Kejati: Dugaan Korupsi Bombana Memanas, Saling Bantah Temuan

9 Mei 2026 - 21:11 WITA

Police Line TKP Penikaman di Exodus Dirusak, Manajer Terancam 4 Tahun Bui

9 Mei 2026 - 14:28 WITA

Wanita di Kendari Ditangkap, Polisi Sita 43 Paket Sabu

8 Mei 2026 - 19:21 WITA

Kasus Penganiayaan Berulang, Ampuh Sultra Desak Pemkot Cabut Izin THM Exodus Kendari

8 Mei 2026 - 14:12 WITA

Ancam Bunuh Pakai Pisau, Pria di Buton Selatan Setubuhi Adik Ipar di Kamar Mandi

8 Mei 2026 - 11:41 WITA

Trending di Hukrim