Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 5 Mei 2026 13:51 WITA ·

Gedung Posyandu di Oensuli Muna Diduga Dibakar OTK, Polisi Lakukan Penyelidikan


 Pintu utama gedung Posyandu di Desa Oensuli Muna hangus dilalap api. Foto: Istimewa Perbesar

Pintu utama gedung Posyandu di Desa Oensuli Muna hangus dilalap api. Foto: Istimewa

MUNA – Sebuah gedung Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Oensuli, Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna, diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) pada Selasa, 5 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 Wita.

Berdasarkan rekaman video yang diterima Penafaktual.com, pintu utama bangunan terlihat hangus setelah dilalap api. Dalam video tersebut juga terdengar suara seorang perempuan yang menyayangkan kejadian itu.

“Ya Allah, habis pintunya, kasihan,” ujar perempuan dalam rekaman.

Video berdurasi 1 menit 23 detik itu juga memperlihatkan sisa ban yang diduga dibakar tepat di bawah pintu masuk. Selain pintu, sejumlah fasilitas di dalam ruangan, termasuk kursi, turut terdampak kobaran api.

Meski api telah padam saat direkam, aktivitas pelayanan Posyandu terpaksa dihentikan sementara karena masih terdapat asap dan bau sisa kebakaran.

“Masih bau asap,” ucap perempuan dalam video. “Apa salahnya Posyandu, kasihan,” tambahnya.

Kasi Humas Polres Muna, Iptu Muh Jufri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa tim penyidik bersama Tim Inafis Polres Muna telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Penyelidikan masih terus dilakukan,” ujar Jufri.

Ia menambahkan, penyebab pasti kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan.

Polres Muna mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui informasi terkait kejadian tersebut.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu pengungkapan pelaku serta mencegah kejadian serupa terulang,” pungkasnya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dukung Polri Presisi, Polres Konut Jalani Audit Kinerja Itwasum Tahap II

25 Juni 2026 - 18:55 WITA

Kantongi Perpanjangan SK, IZI Sultra Siap Perkuat Tata Kelola Zakat

25 Juni 2026 - 14:23 WITA

Sambut Plt Rektor Baru, Forum UHO Minta Pildek FISIP Dievaluasi: WR II Akui Langgar Statuta

24 Juni 2026 - 20:29 WITA

Demo BEM UMK di DPRD Sultra Ricuh, Mahasiswa Saling Dorong dengan Satpol PP 

23 Juni 2026 - 16:14 WITA

HP Pengurus AMAN Sultra Diduga Kena Serangan Siber Usai Kritik Sejumlah Kasus

23 Juni 2026 - 14:55 WITA

Jorok dan Bau Menyengat, Toilet Jadi “Wajah Buruk” Bandara Haluoleo

23 Juni 2026 - 14:31 WITA

Trending di Daerah