KENDARI – Polri terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan sistem akuntabilitas kinerja organisasi melalui Audit Kinerja Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan dengan fokus Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian ini diikuti personel Polres Konawe Utara di Aula Polresta Kendari, Kamis, 25 Juni 2026.
Audit kinerja menjadi instrumen manajemen strategis untuk mengukur efektivitas, efisiensi, ekonomisasi, serta kepatuhan organisasi terhadap standar operasional dan ketentuan regulatif. Dalam administrasi publik modern, audit tidak hanya sebagai pemeriksaan administratif, melainkan proses evaluatif yang menghasilkan nilai tambah bagi organisasi melalui identifikasi risiko, penguatan pengendalian internal, dan peningkatan kualitas pengambilan keputusan.
Fokus Dua Aspek: Pelaksanaan dan Pengendalian
Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II T.A. 2026 menekankan dua dimensi utama.
Pertama, aspek pelaksanaan yang menilai kesesuaian antara perencanaan program dan realisasi kegiatan. Evaluasi ini memastikan sumber daya manusia, anggaran, serta sarana prasarana digunakan optimal untuk mencapai target kinerja.
Kedua, aspek pengendalian yang berfungsi menjamin seluruh proses kerja sesuai koridor regulasi, standar operasional prosedur, dan prinsip akuntabilitas publik. Sistem pengendalian efektif memungkinkan organisasi mengidentifikasi potensi penyimpangan sejak dini dan melakukan tindakan korektif sebelum berdampak pada capaian tujuan.
Komitmen Polres Konut Wujudkan Polri Presisi
Keikutsertaan Polres Konawe Utara mencerminkan komitmen memperkuat budaya organisasi berbasis kinerja dan pengawasan berkelanjutan. Komitmen ini sejalan dengan arah kebijakan transformasi Polri menuju institusi yang profesional, modern, dan terpercaya sesuai konsep Polri Presisi.
Dalam reformasi birokrasi, audit kinerja berperan sebagai instrumen evaluasi yang menghasilkan rekomendasi perbaikan berbasis bukti. Hasil audit menjadi tolok ukur capaian kinerja sekaligus landasan penyusunan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis dan tuntutan masyarakat.
Perkuat Integritas dan Kepercayaan Publik
Pelaksanaan audit juga berkontribusi memperkuat integritas kelembagaan. Proses pemeriksaan yang sistematis dan objektif membangun tata kelola transparan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai lembaga negara yang akuntabel.
Hingga Kamis, 25 Juni 2026, kegiatan Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian masih berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan hasil audit menjadi instrumen strategis memperkuat pengawasan internal Polri sekaligus mendorong tata kelola organisasi yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.(red)











