Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 29 Jun 2026 08:25 WITA ·

Wanita Diduga Disekap Kekasih di Penginapan Kendari, Polisi Diserang Saat Evakuasi Korban


 Seorang wanita berinisial NA diduga menjadi korban penyekapan oleh kekasihnya di salah satu penginapan di Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Seorang wanita berinisial NA diduga menjadi korban penyekapan oleh kekasihnya di salah satu penginapan di Kendari. Foto: Istimewa

KENDARI – Seorang wanita berinisial NA diduga menjadi korban penyekapan yang dilakukan oleh kekasihnya, MA, di sebuah penginapan di Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Minggu 28 Juni 2026.

Korban berhasil diselamatkan setelah personel Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Sulawesi Tenggara mendatangi lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya dijemput oleh MA dari tempat kerjanya sekitar pukul 17.00 Wita, kemudian dibawa ke penginapan tersebut. Beberapa jam kemudian, polisi menerima laporan terkait dugaan penyekapan.

Komandan Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan pihaknya tiba di lokasi sekitar pukul 22.30 Wita untuk mengevakuasi korban.

Namun, proses evakuasi sempat diwarnai kericuhan. Pelaku diduga memprovokasi sejumlah rekannya sehingga terjadi penyerangan terhadap petugas yang berada di lokasi.

Aparat kepolisian sempat mendapatkan serangan berupa lemparan batu dari kelompok massa. Beruntung tidak ada anggota yang terluka.

“Tidak ada anggota yang terluka, tetapi mobil patroli mengalami kerusakan ringan akibat lemparan tersebut,” ujar Boy.

Ia menjelaskan, pelaku sebenarnya sempat diamankan oleh petugas. Namun, MA berhasil melarikan diri setelah sejumlah orang datang ke lokasi dan berusaha melepaskannya.

“Pelaku sudah diamankan, tetapi dia memprovokasi orang-orang di sekitar lokasi sehingga teman-temannya datang membantu dan berusaha melepaskan pelaku,” katanya.

Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, petugas memutuskan untuk memprioritaskan keselamatan korban dengan segera mengevakuasinya dari lokasi kejadian.

“Karena situasi sudah tidak kondusif dan pelaku juga tidak kooperatif, yang terpenting korban berhasil kami amankan dan langsung dibawa ke Polsek Kandai,” jelas Boy.

Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan saat ini menjalani penanganan lebih lanjut di Polsek Kandai. Sementara itu, pelaku hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

“Tim berhasil mengevakuasi korban ke Polsek Kandai, sedangkan pelaku berhasil melarikan diri,” pungkas Boy. (lin)

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Belum Berizin, GEMPUR Sultra Desak Pemkot Kendari Hentikan Clearing Perumahan di Puuwatu

13 Agustus 2026 - 20:39 WITA

Diduga Garap 32 Hektare Hutan di Boelamo, PT Mandala Jayakarta Disorot GEMPUR Sultra

13 Agustus 2026 - 20:22 WITA

GEMPUR Sultra Desak Kejaksaan Buka Perkembangan Dugaan Korupsi Proyek ANTAM Rp598 Miliar

13 Agustus 2026 - 20:06 WITA

Pinjam Motor Dalih Ambil Uang, Pemuda di Konawe Malah Tak Kembalikan hingga Diciduk Polisi

13 Agustus 2026 - 11:57 WITA

Diduga Lakukan Pelanggaran Pertambangan, PT Integra Mining Nusantara Dilaporkan ke Kejati Sultra

11 Agustus 2026 - 18:59 WITA

Pria di Kendari Masuk Rumah Warga dan Ancam IRT Pakai Badik, Dilumpuhkan dengan Pukulan Panci

11 Agustus 2026 - 13:22 WITA

Trending di Hukrim