Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 13 Jul 2026 12:54 WITA ·

Tragis! Minum Kameko Berujung Saling Bacok di Muna Barat, Satu Orang Tewas


 Petugas medis dan personel kepolisian saat mengevakuasi Pria inisial LT yang meninggal dunia setelah terlibat aksi saling bacok dengan LN di Muna Barat. Foto: Istimewa Perbesar

Petugas medis dan personel kepolisian saat mengevakuasi Pria inisial LT yang meninggal dunia setelah terlibat aksi saling bacok dengan LN di Muna Barat. Foto: Istimewa

MUNA BARAT – Seorang pria berinisial LT tewas setelah terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam dengan pria berinisial LN di Desa Lalemba, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, Minggu, 12 Juli 2026.

Sebelum peristiwa berdarah itu terjadi, keduanya diketahui sempat mengonsumsi minuman beralkohol tradisional jenis kameko di sebuah pondok kebun.

Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, menjelaskan bahwa awalnya LN bersama dua rekannya, AL dan PR, sedang berada di pondok kebun sambil mengonsumsi kameko. Tak lama kemudian, LT yang masih memiliki hubungan keluarga dengan LN datang dan meminta bergabung.

“Selanjutnya mereka mengonsumsi minuman jenis kameko secara bersama sambil berbincang-bincang,” ujar Ipda Jaman, Senin, 13 Juli 2026.

Di tengah kebersamaan tersebut, PR berpamitan untuk beristirahat di atas pondok, sementara AL kembali ke kebunnya. LN dan LT kemudian melanjutkan minum berdua.

Menurut Ipda Jaman, LT diduga tiba-tiba mengayunkan parang ke arah LN hingga mengenai lengan kiri bagian luar.

“LT diduga langsung mengayunkan parang ke arah LN dan mengenai lengan kirinya,” jelasnya.

Merasa terancam, LN melarikan diri ke rumahnya untuk mengambil sebilah parang. Namun, LT diduga terus mengejar LN.

Setelah mengambil parang, LN kembali menemui LT. Keduanya kemudian terlibat aksi saling bacok menggunakan senjata tajam.

Dalam perkelahian tersebut, LT sempat melarikan diri, tetapi dikejar oleh LN. Saat berlari, LT terjatuh. LN kemudian mengayunkan parang yang mengenai leher dan bagian belakang kepala LT.

Akibat luka yang dideritanya, LT meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, LN mengalami luka akibat sabetan parang dan saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Muna.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif di balik aksi saling bacok tersebut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Lakukan Pelanggaran Pertambangan, PT Integra Mining Nusantara Dilaporkan ke Kejati Sultra

11 Agustus 2026 - 18:59 WITA

Pria di Kendari Masuk Rumah Warga dan Ancam IRT Pakai Badik, Dilumpuhkan dengan Pukulan Panci

11 Agustus 2026 - 13:22 WITA

Tuntut Ganti Rugi Lahan dan Cengkeh ke PT RJL, 2 Ahli Waris H Lukman Malah Jadi Terlapor Polisi

11 Agustus 2026 - 10:22 WITA

Triple C Desak Kejelasan Hukum Anugrah Anca dalam Kasus Perusakan Hutan Kolaka

10 Agustus 2026 - 19:36 WITA

Kasus Lahan di Puuwatu Seret Adik Ketua Kadin Kendari, MBM Minta Polda Usut Tuntas!

10 Agustus 2026 - 19:05 WITA

Gunakan KTP dan Stempel Palsu, Wanita Asal Ternate Tipu Warga Kendari Rp588 Juta Modus Proyek PUPR

10 Agustus 2026 - 18:34 WITA

Trending di Hukrim