KENDARI – Seorang pria berinisial MR (38) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumah milik kakaknya di BTN Baruga Lestari Saranani, Blok C Nomor 3, Jalan Kosgoro, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Rabu, 8 Juli 2026 sekitar pukul 13.30 Wita.
Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Penemuan jasad korban pertama kali dilaporkan oleh pihak keluarga setelah rumah tersebut dibuka menggunakan kunci cadangan.
Saat ditemukan, korban berada seorang diri di dalam rumah yang terkunci dari dalam.
Kapolsek Baruga, AKP Ld. Hasmil Hamzah, mengatakan sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat berpamitan kepada ayahnya, Maharuddin (66), pada Sabtu, 4 Juli 2026.
“Korban menyampaikan akan ke rumah kakaknya di BTN Baruga untuk mengecek pangkalan gas milik kakaknya,” ujar Hasmil saat dikonfirmasi.
Namun, sejak Minggu, 5 Juli 2026, keluarga mengaku sudah tidak dapat menghubungi korban karena telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif.
Ayah korban sempat beberapa kali mencoba menghubungi anaknya, termasuk saat kembali dari Kabupaten Konawe Selatan pada Minggu sore dan Senin malam. Meski demikian, nomor telepon korban tetap tidak dapat dihubungi.
Pada Rabu, 8 Juli 2026 sekitar pukul 13.00 Wita, keluarga mendatangi rumah tersebut karena ibu korban hendak mengambil tabung gas. Saat tiba di lokasi, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.
Setelah membuka pintu menggunakan kunci cadangan, keluarga mendapati korban telah meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kusen pintu menggunakan seutas tali.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui tidak memiliki riwayat penyakit dan dalam kondisi sehat. Keluarga juga menyampaikan bahwa korban sebelumnya pernah terlibat dalam aktivitas judi online.
Meski demikian, polisi masih mendalami seluruh keterangan saksi guna mengungkapkan penyebab pasti meninggalnya korban. (lin)
















