Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 22 Des 2025 19:48 WITA ·

PPK-SKPD Sekretariat Daerah Muna Barat Jadi Tersangka Korupsi Rp1,2 Miliar


 WH, PPK-SKPD Sekretariat Daerah Muna Barat ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja barang dan jasa tahun 2023. Foto: Istimewa  Perbesar

WH, PPK-SKPD Sekretariat Daerah Muna Barat ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja barang dan jasa tahun 2023. Foto: Istimewa

MUNA – Kejaksaan Negeri Muna menetapkan WH, Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK-SKPD) pada Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sultra, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja barang dan jasa tahun 2023. WH ditahan selama 20 hari ke depan.

Kasi Pidsus Kejari Muna, La Ode Fariadin, mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor B-2000/P.3.13/Fd.2/12/2025. WH diduga melakukan perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 1.216.020.600.

“Modus operandi yang dilakukan tersangka adalah menandatangani lembar verifikasi dan surat pernyataan verifikasi kelengkapan dokumen tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu,” kata La Ode Fariadin.

WH juga menerima uang perjalanan dinas fiktif sebesar Rp 3.000.000. Uang tersebut telah disita oleh penyidik dan dititipkan di Rekening Penampungan Lainnya (RPL) sebagai barang bukti.

Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana, atau Pasal 3 Jo. Pasal 18 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Penyidik akan menjadwalkan kembali pemanggilan kepada para saksi-saksi untuk mengungkap peran atau keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.(red)

Artikel ini telah dibaca 241 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pria di Kendari Masuk Rumah Warga dan Ancam IRT Pakai Badik, Dilumpuhkan dengan Pukulan Panci

11 Agustus 2026 - 13:22 WITA

Tuntut Ganti Rugi Lahan dan Cengkeh ke PT RJL, 2 Ahli Waris H Lukman Malah Jadi Terlapor Polisi

11 Agustus 2026 - 10:22 WITA

Triple C Desak Kejelasan Hukum Anugrah Anca dalam Kasus Perusakan Hutan Kolaka

10 Agustus 2026 - 19:36 WITA

Kasus Lahan di Puuwatu Seret Adik Ketua Kadin Kendari, MBM Minta Polda Usut Tuntas!

10 Agustus 2026 - 19:05 WITA

Gunakan KTP dan Stempel Palsu, Wanita Asal Ternate Tipu Warga Kendari Rp588 Juta Modus Proyek PUPR

10 Agustus 2026 - 18:34 WITA

Kasus Penganiayaan di Tondowatu Ditangani Serius, 4 Orang Diamankan

10 Agustus 2026 - 17:43 WITA

Trending di Hukrim