KONAWE – Seorang pemuda bernama Putra (23) mengalami luka serius akibat dibacok menggunakan senjata tajam jenis parang oleh pria berinisial MA (20).
Peristiwa itu terjadi di sebuah vila di Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin, 4 Mei 2026, dini hari sekitar pukul 03.30 Wita.
Kapolsek Soropia, Iptu Muhammad Rijal, mengatakan dugaan sementara penganiayaan dipicu rasa cemburu yang diperparah pengaruh minuman keras.
“Terjadinya tindak pidana penganiayaan disebabkan pengaruh miras dan kecemburuan pelaku yang melihat pacarnya bersama dengan laki- laki lain sedang minum miras,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat korban menghadiri sebuah acara di lokasi tersebut bersama lima rekannya. Sekitar pukul 24.00 Wita, korban bersama teman-temannya, termasuk seorang perempuan bernama Asnia, mengonsumsi minuman keras jenis wiski yang dicampur.
Tak lama kemudian, Asnia menghubungi pelaku untuk menjemputnya. Namun, setibanya di lokasi, pelaku yang datang bersama seorang rekannya langsung melakukan penyerangan terhadap korban yang saat itu sedang duduk membelakangi.
“(Pelaku) langsung melakukan penganiayaan terhadap korban yang sedang duduk membelakangi pelaku dengan menggunakan sebilah parang,” jelasnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian belakang kepala dan punggung sebelah kanan.
Saat kejadian, rekan-rekan korban sempat berupaya melerai. Namun situasi sempat memanas setelah rekan pelaku turut terlibat. Pelaku sempat meninggalkan lokasi, tetapi kembali dengan membawa sekitar enam orang rekannya untuk melakukan penyerangan lanjutan.
Namun, saat tiba di pos sekuriti, mereka bertemu dengan rekannya yang sebelumnya tertahan dan mendapat penjelasan, sehingga akhirnya kembali meninggalkan lokasi.
Pihak Kepolisian Sektor Soropia telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta menerima laporan korban untuk proses hukum lebih lanjut.
“Unit Reskrim saat ini berkoordinasi dengan tim Buser 77 untuk pengungkapan dan penangkapan pelaku,” pungkasnya.
















