Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 13 Jul 2026 15:24 WITA ·

Kronologi Pria di Muna Barat Tewas Usai Duel Parang dengan Kerabat, Berawal dari Pesta Kameko


 Personel kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian dua pria saling bacok di Muna Barat. Foto: Istimewa Perbesar

Personel kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian dua pria saling bacok di Muna Barat. Foto: Istimewa

MUNA BARAT – Seorang pria bernama LT tewas setelah terlibat duel menggunakan parang dengan kerabatnya, LN, di Kampung Lama, Desa Lalemba, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, Minggu, 12 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wita.

Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, mengatakan peristiwa berdarah itu berawal saat korban dan pelaku mengonsumsi minuman keras tradisional jenis kameko di sebuah pondok kebun.

“LN bersama rekannya, AL, sedang berada di pondok kebun sambil mengonsumsi enam botol kameko. Tidak lama kemudian datang PR dan ikut bergabung minum. Setelah itu LT yang masih memiliki hubungan keluarga dengan LNi juga datang dan meminta ikut minum bersama-sama,” ujar Ipda Jaman, Senin, 13 Juli 2026.

Ia menjelaskan, setelah beberapa saat, PR memilih beristirahat di atas pondok, sedangkan AL kembali ke kebunnya. LN dan LT kemudian melanjutkan pesta minuman keras berdua.

Diduga, LT tiba-tiba mengayunkan parang ke arah LN hingga mengenai lengan kiri bagian luar. Mengalami luka, LN langsung berlari menuju rumahnya sambil dikejar oleh LT.

Sesampainya di rumah, LN mengambil parang lalu kembali menemui LT. Keduanya kemudian terlibat duel menggunakan senjata tajam. Setelah sempat saling menyerang, LT melarikan diri. Namun ia dikejar oleh LN.

“Dalam pelarian tersebut LT terjatuh yang kemudian LN mengayunkan parang yang dibawanya ke arah tubuh LT dan mengenai pada leher bagian belakang dan kepala bagian belakang,” jelas Ipda Jaman.

Akibat luka parah yang dideritanya, LT meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani aparat kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami motif yang memicu terjadinya aksi saling bacok tersebut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Lakukan Pelanggaran Pertambangan, PT Integra Mining Nusantara Dilaporkan ke Kejati Sultra

11 Agustus 2026 - 18:59 WITA

Pria di Kendari Masuk Rumah Warga dan Ancam IRT Pakai Badik, Dilumpuhkan dengan Pukulan Panci

11 Agustus 2026 - 13:22 WITA

Tuntut Ganti Rugi Lahan dan Cengkeh ke PT RJL, 2 Ahli Waris H Lukman Malah Jadi Terlapor Polisi

11 Agustus 2026 - 10:22 WITA

Triple C Desak Kejelasan Hukum Anugrah Anca dalam Kasus Perusakan Hutan Kolaka

10 Agustus 2026 - 19:36 WITA

Kasus Lahan di Puuwatu Seret Adik Ketua Kadin Kendari, MBM Minta Polda Usut Tuntas!

10 Agustus 2026 - 19:05 WITA

Gunakan KTP dan Stempel Palsu, Wanita Asal Ternate Tipu Warga Kendari Rp588 Juta Modus Proyek PUPR

10 Agustus 2026 - 18:34 WITA

Trending di Hukrim