MUNA BARAT – Seorang pria bernama LT tewas setelah terlibat duel menggunakan parang dengan kerabatnya, LN, di Kampung Lama, Desa Lalemba, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, Minggu, 12 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wita.
Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, mengatakan peristiwa berdarah itu berawal saat korban dan pelaku mengonsumsi minuman keras tradisional jenis kameko di sebuah pondok kebun.
“LN bersama rekannya, AL, sedang berada di pondok kebun sambil mengonsumsi enam botol kameko. Tidak lama kemudian datang PR dan ikut bergabung minum. Setelah itu LT yang masih memiliki hubungan keluarga dengan LNi juga datang dan meminta ikut minum bersama-sama,” ujar Ipda Jaman, Senin, 13 Juli 2026.
Ia menjelaskan, setelah beberapa saat, PR memilih beristirahat di atas pondok, sedangkan AL kembali ke kebunnya. LN dan LT kemudian melanjutkan pesta minuman keras berdua.
Diduga, LT tiba-tiba mengayunkan parang ke arah LN hingga mengenai lengan kiri bagian luar. Mengalami luka, LN langsung berlari menuju rumahnya sambil dikejar oleh LT.
Sesampainya di rumah, LN mengambil parang lalu kembali menemui LT. Keduanya kemudian terlibat duel menggunakan senjata tajam. Setelah sempat saling menyerang, LT melarikan diri. Namun ia dikejar oleh LN.
“Dalam pelarian tersebut LT terjatuh yang kemudian LN mengayunkan parang yang dibawanya ke arah tubuh LT dan mengenai pada leher bagian belakang dan kepala bagian belakang,” jelas Ipda Jaman.
Akibat luka parah yang dideritanya, LT meninggal dunia di lokasi kejadian.
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani aparat kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami motif yang memicu terjadinya aksi saling bacok tersebut. (lin)
















