Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 21 Mar 2023 17:43 WITA ·

Kasat Reskrim Polres Buteng Bantah Lakukan Pengrusakan


 Iptu Astaman Rifaldy Saputra Perbesar

Iptu Astaman Rifaldy Saputra

PENAFAKTUAL.COM, BUTENG – Kasat Reskrim Polres Buton Tengah (Buteng), Iptu Astaman Rifaldy Saputra membantah jika telah melakukan pengrusakan atas barang dalam rumah sebagaimana yang telah dilaporkan Samsuri di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 20 Maret 2023 kemarin.

“Terkait kesengajaan pengerusakan atas Handphone tersebut itu tidak benar”, kata Iptu Astaman Rifaldy Saputra, Selasa, 21 Maret 2023.

Kendati demikian, ia tetap menghormati atas apa yang dilakukan pelapor untuk menempuh jalur hukum asalkan bisa membuktikan tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

“Terkait kesengajaannya kalau mau dibuktikan silahkan. Yang penting juga kerugiannya bisa dibuktikan di atas dua juta lima ratus ribu rupiah sesuai dengan peraturan Mahkama Agung Nomor 2 Tahun 2012”, ungkap Astaman.

Lanjut Astaman, karena hal itu merupakan hak bagi masyarakat untuk melaporkan hal yang dimana menurutnya menuntut keadilan.

“Namun perlu diperhatikan masalah hukumnya dengan benar apalagi konsultan hukumnya tidak bisa berjalan dengan benar”, tegasnya.

Kata dia, sesuai peraturan mahkamah agung juga upaya hukum harusnya bersifat Ultimum remedium atau upaya terakhir.

“Kalau konsultan hukumnya bisa berjalan dengan benar harusnya dia paham”, katanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa Samsuri selaku pelapor tak lain adalah pamannya sendiri. Dimana, Samsuri merupakan sepupu dari orang tua Kasat Reskrim dan juga paman kandung dari La Desi (Tersangka) pencabulan yang pernah ia tangkap ketika berdinas sebagai Kasat Reskrim Polres Muna.

“Pak Samsuri adalah paman saya, sepupu dari bapak saya, dan juga paman kandung dari La Desi (Tersangka) kasus pencabulan yang saya tangkap ketika saya berdinas sebagai Kasat Reskrim Muna”, terang Astaman.

Mengingat La Desi tidak memenuhi pernyataan dalam perjanjian keadilan restoratif sehingga kemungkinan akan diproses kembali.

“Kemungkinan ada sentimen juga terkait kasus tersebut”, tukasnya.

Editor: Tim Redaksi

Artikel ini telah dibaca 347 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polresta Minta Tutup Sekretariat Siswa SMKN 2 Kendari, Diduga Jadi Pemicu Tawuran Pelajar

27 Oktober 2026 - 11:18 WITA

Dipecat NasDem Tak Otomatis Lengser dari DPRD, Eks Legislator Beberkan Aturan PAW Tariala

27 Oktober 2026 - 10:37 WITA

Kasus Pelecehan Murid di Kendari, Kuasa Hukum Guru Mansur Ajukan PK dengan Lima Saksi dan Bukti Baru

27 Oktober 2026 - 08:09 WITA

Mahasiswa Desak Transparansi Pemecatan La Ode Tariala: Jangan Berlindung di Balik Alasan Internal Partai

26 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Diduga Mabuk, Pemuda di Kendari Aniaya Lansia hingga Luka-luka Usai Ribut di THM

26 Oktober 2026 - 19:15 WITA

Anak Disabilitas 17 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Driver Ojol di Kendari, Pelaku Ditangkap

26 Oktober 2026 - 17:52 WITA

Trending di Hukrim