KENDARI – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, memasuki tahap assessment center atau uji kompetensi manajerial dan kepemimpinan. Tahapan ini krusial untuk mengukur kapasitas teknis dan manajerial kandidat sebelum melaju ke sesi penulisan makalah dan wawancara akhir.
Sebanyak empat kandidat calon Sekda yang lolos seleksi administrasi sedang mengikuti rangkaian penilaian di Hotel Qubah 9 Kendari, Selasa, 14 April 2026.
Keempat kandidat tersebut adalah Hasdin Ratta, saat ini menjabat Kepala BPBD; Syahrun, menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); Darwin, menjabat sebagai Kepala BPKAD Bombana; dan Sadli Siradjuddin, sebagai Kepala Dinas Sosial Bombana.
Asesmen ini merupakan bagian penting dari mekanisme seleksi terbuka dan kompetitif pengisian JPTP Sekda Kabupaten Bombana, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 14 April hingga 15 April 2026, sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi daerah yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kepala BKPSDM Bombana, Muslikh, mengatakan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional dan transparan.
Menurutnya, uji kompetensi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan manajerial, sosial kultural, dan teknis para kandidat.
“Proses Seleksi Pejabat Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Bombana dilaksanakan secara profesional dan transparan,” ungkap Muslikh.
Muslikh juga memastikan bahwa proses seleksi merujuk pada peraturan yang berlaku. Dengan dilaksanakannya uji kompetensi ini, Pemkab Bombana menegaskan komitmennya menjalankan seleksi terbuka JPTP secara adil dan akuntabel, sehingga figur yang terpilih nantinya benar-benar berlandaskan kompetensi dan integritas.(red)















