Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 19 Okt 2024 16:34 WITA ·

Dua Petugas Vendor PLN di Kolaka Tersengat Listrik, Satu Meninggal Dunia


 Kondisi korban saat ditangani pihak Rumah Sakit Kolaka. Foto: Istimewa Perbesar

Kondisi korban saat ditangani pihak Rumah Sakit Kolaka. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KOLAKA – Nasib naas dialami 2 petugas vendor PLN Kolaka, diduga kedua petugas tersebut tersengat listrik Jaringan Tegangan Menengah (JTM) saat hendak menyambungkan aliran listrik. Peristiwa naas tersebut terjadi di Mesjid Al Hijrah RW 1 Kelurahan Ulunggolaka Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka pada Jumat, 18 Oktober 2024.

Kapolsek Kolaka, Ipda Achmad Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan malam itu sekitar pukul 19.30 Wita korban RS (62) warga jalan Pondui Kelurahan Laloeha kecamatan Kolaka dan FT (24) warga Jalan Lulo Kelurahan Sabilambo Kecamatan Kolaka naik di atap mesjid Al-Hijrah untuk menyambungkan kabel menuju tower Telkom lndosat ditiang listrik. Tanpa sengaja korban RS menyentuh kabel JTM yang posisinya berada diatas kepala, kabel tersebut bermuatan listrik dan tempat memijak kaki mereka berdua juga terbuat dari besi/seng hingga kedua korban kuat dugaan tersengat aliran listrik.

“Keduannya diduga tersengat aliran listrik JTM saat berada di atap mesjid,” jelas Kapolsek Kolaka.

Lanjut Kapolsek, masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut panik dan segera menghubungi Bhabinkantibmas Ulunggolaka lalu bersama-sama mengevakuasi kedua korban yang saat itu lemas dan tak sadarkan diri.

“Kedua korban yang lemas dan tak sadarkan diri di evakuasi ketempat yang aman. Baru sekitar pukul 20.00 Wita korban di larikan ke rumah sakit SMS Berjaya untuk di lakukan perawatan, berselang pukul 22:30 Wita nyawa RS tidak bisa diselamatkan, sedangkan FT masih dalam perawatan intensif,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak PLN Kolaka saat dihubungi media via Wa belum menjelaskan keterangan pasti terkait kejadian tersebut.

Peristiwa ini mengingatkan masyarakat untuk dalam melakukan pekerjaan agar selalu mengutamakan keselamatan diri.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 233 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur Sejak 2023, Pria di Buton Utara Jadi Tersangka

28 Juli 2026 - 15:23 WITA

Dari Spazio hingga Exodus, KARST Ungkap Deretan Kasus Brutal di THM Kendari

28 Juli 2026 - 14:38 WITA

Tiga Terduga Pelaku Curas di Tinanggea Konsel Ditangkap, Rampas Dua Ponsel Remaja

28 Juli 2026 - 13:58 WITA

Pemuda di Kendari Tewas Ditikam OTK, Sempat Melompat ke Selokan Usai Alami Luka di Dada

27 Juli 2026 - 19:43 WITA

Guru Ngaji di Kendari Ditangkap, Diduga Cabuli Pelajar 15 Tiga Kali di Area Masjid

26 Juli 2026 - 14:11 WITA

Pemilik Hotel di Kendari Dipalak Pria Mabuk, Pelaku Sempat Buang Pisau Saat Dikejar Polisi

26 Juli 2026 - 12:47 WITA

Trending di Hukrim