Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 9 Apr 2025 10:22 WITA ·

Disebut Misterius: Siapa di Balik Tambang Nikel PT Tataran Media Sarana?


 Ilustrasi ilegal mining. sumber: kontras.id Perbesar

Ilustrasi ilegal mining. sumber: kontras.id

PENAFAKTUAL.COM – PT Tataran Media Sarana (TMS), sebuah perusahaan pertambangan nikel, menjadi sorotan publik setelah melakukan aktivitas tanpa permisi di Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Menurut Ketua Eksekutif Lingkar Kajian Kehutanan (LINK) Sultra, Muh Adriansyah Husen, perusahaan tersebut diduga melakukan eksploitasi tanpa izin dari masyarakat setempat dan bahkan menggarap lahan warga yang sedang ditanami kopi.

Adriansyah mengungkapkan bahwa PT TMS seperti perusahaan misterius karena tiba-tiba mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) dari Pemerintah Pusat.

“Hutan yang awalnya asri kini menjadi lokasi pertambangan perusahaan misterius ini,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kuota yang didapatkan PT TMS dari Kementerian ESDM sangat besar, yaitu 2.640.000 MT kuota penjualan nikel.

“Baru muncul dapat kuota yang besar lagi, pasti ada bekingan besar di belakang PT TMS ini,” tegasnya.

LINK Sultra juga menemukan bahwa PT TMS diduga tidak mengantongi izin lingkungan dan tidak pernah berkoordinasi dengan masyarakat setempat.

Bahkan, masyarakat setempat tidak pernah mengetahui adanya konsultasi publik, sosialisasi, hingga seminar AMDAL pada aktivitas PT TMS.

“Semakin kuat PT TMS ini dibeking oleh orang besar, karena banyak tahapan-tahapan yang dilewati namun bisa mengantongi IUP dan mendapatkan kuota penjualan yang sangat besar,” kata Adriansyah.

Ia meminta pemerintah dan aparat penegak hukum (APH) untuk tegas menyikapi aktivitas PT TMS ini.

“Bahkan di media telah tersebar bahwa ada pihak yang pernah menyaksikan kehadiran jenderal bintang dua di site PT TMS, yang tidak diketahui apakah kunjungan jenderal itu dalam kepentingan institusi atau kepentingan lainnya,” tegasnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 371 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Jangkar Sultra Demo DPRD Kendari, Soroti Dugaan Pelanggaran GSB Pembangunan Coffee Shop di Simpang MTQ

13 April 2026 - 23:09 WITA

Polda Sultra Dalami Dugaan Mafia Tanah di Landono Konsel, Sejumlah Pihak Diperiksa

13 April 2026 - 20:10 WITA

JANGKAR Sultra Minta Kejati Sultra Transparan Soal Kasus Tipikor di Kolaka dan Konut

12 April 2026 - 12:37 WITA

JANGKAR Sultra Desak Kejati Usut Tuntas Kasus Korupsi Kolaka-Konut

12 April 2026 - 11:54 WITA

Polresta Kendari: Kampung Salo dan Gunung Jati Zona Merah Narkoba

12 April 2026 - 10:52 WITA

Curanmor di Kendari Terungkap, Pelaku Gunakan Uang untuk Beli Sabu

11 April 2026 - 19:15 WITA

Trending di Hukrim