KENDARI – Seorang sales Honda Daya Motor Kendari bernama Fitri diduga melakukan penipuan terhadap konsumen dengan nilai kerugian mencapai Rp32,1 juta. Setelah menerima pembayaran lunas untuk pembelian sepeda motor, Fitri disebut tak kunjung menyerahkan unit maupun mengembalikan uang korban.
Korban, Ibnu, mengungkapkan bahwa persoalan tersebut bermula saat dirinya hendak membeli sepeda motor Honda Stylo Black melalui Fitri pada 9 Agustus 2026. Komunikasi terkait transaksi pembelian itu dilakukan melalui aplikasi WhatsApp.
Dalam proses transaksi, Ibnu mengaku diminta mentransfer uang sebesar Rp32.100.000 ke rekening pribadi milik Fitri.
Setelah menerima transfer, Fitri menjanjikan sepeda motor tersebut akan diantarkan langsung ke rumah korban dua hari kemudian, tepatnya Selasa, 11 Agustus 2026.
“Setelah ditransfer dia (Fitri) janjikan, unitnya mau diantar hari Selasa (11/8/2026),” ujar Ibnu, Sabtu, 7 November 2026.
Namun, janji tersebut tidak terealisasi. Korban justru mendapat informasi bahwa pengantaran sepeda motor mengalami kendala teknis atau *trouble*. Fitri kemudian berjanji akan menyerahkan unit setelah persoalan tersebut selesai.
Akan tetapi, hingga satu bulan berlalu, sepeda motor yang dipesan tak kunjung diterima. Karena tidak mendapat kepastian, Ibnu akhirnya meminta Fitri mengembalikan seluruh uang yang telah ditransfer.
“Karena lama sekalimi juga kita tunggu, saya minta kembalikan uang. Dia (Fitri) bilang iya,” ungkapnya.
Meski telah menyanggupi permintaan tersebut, Fitri disebut tak kunjung mengembalikan uang milik korban.
Bahkan, komunikasi keduanya kini terputus. Nomor telepon Fitri dilaporkan sudah tidak aktif sehingga korban kesulitan meminta pertanggungjawaban atas transaksi tersebut.
Ibnu mengatakan, janji pengembalian uang terakhir disampaikan Fitri pada 28 Oktober 2026. Namun, hingga kini belum ada realisasi.
“Tanggal 28 Oktober 2026 janjinya terakhir. Tapi sudah tidak aktif nomornya sampai sekarang,” kata Ibnu.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Fitri telah dilakukan. Namun, hingga berita ini diterbitkan, nomor telepon yang bersangkutan belum dapat dihubungi.
Penafaktual.com juga masih berupaya meminta klarifikasi kepada manajemen Honda Daya Motor Kendari terkait dugaan persoalan transaksi yang melibatkan salah satu sales tersebut. (lin)


















