Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 18 Mar 2026 19:03 WITA ·

Curi Sapi dengan Jerat, Pria di Buton Selatan Ditangkap Polisi


 Seorang pria inisial R (33) mendekam di balik jeruji besi tahannan Polres Buton usai diduga mencuri sapi milim warga di Buton Selatan. Foto:Istimewa Perbesar

Seorang pria inisial R (33) mendekam di balik jeruji besi tahannan Polres Buton usai diduga mencuri sapi milim warga di Buton Selatan. Foto:Istimewa

BUTON SELATAN – Aparat Kepolisian Resor Buton meringkus seorang pria berinisial R (33) yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ternak sapi milik warga di Kelurahan Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Selasa, 17 Maret 2026.

Selain R, polisi turut mengamankan empat remaja yang masih di bawah umur, masing-masing berinisial W (17), MF (17), FJ (12), dan MW (14).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Buton, AKP Sunarton Hafala, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, para pelaku diduga mencuri sapi milik warga bernama La Ode Marzuki dengan menggunakan jerat.

Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan kehilangan ternaknya ke SPKT Polres Buton pada Selasa, 17 Maret 2026 sekitar pukul 15.30 Wita.

“Seorang peternak atas nama La Ode Marzuki, warga Kelurahan Masiri, Kecamatan Batauga, melaporkan dugaan tindak pidana pencurian satu ekor sapi miliknya,” ujar AKP Sunarton, Rabu, 18 Maret 2026.

Berdasarkan laporan tersebut, korban mengaku mendapat informasi dari warga bahwa pelaku R terlihat memasang jerat di wilayah Lingkungan Merika, Kelurahan Masiri.

“Pada saat memasang jerat, jerat tersebut mengenai salah satu sapi milik warga bernama La Ode Hasan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa pelaku R sebelumnya juga telah menjerat sapi milik korban Marzuki dan menjualnya.

Akibat aksi pencurian ternak tersebut, korban Marzuki mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp15 juta.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Resmob Satreskrim Polres Buton bersama anggota Polsek Batauga melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

“Dalam pengecekan itu, ditemukan dua ekor sapi dalam kondisi terjerat. Sapi tersebut kemudian langsung dilepaskan oleh pemiliknya, sementara tali jerat diamankan sebagai barang bukti,” kata AKP Sunarton.

Hasil interogasi juga mengungkap keterlibatan empat remaja yang diamankan. Mereka mengaku disuruh oleh R untuk memasang jerat di lokasi kejadian.

“Keempat remaja tersebut mengaku diupah sebesar Rp200 ribu per orang apabila ada sapi yang berhasil terjerat,” ungkapnya.

Saat ini, R telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Buton untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ia dijerat dengan Pasal 447 ayat (1) huruf c subsider Pasal 476 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara itu, Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Buton masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak lain yang diduga mengetahui atau terlibat dalam kasus tersebut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ketua BPD di Muna Barat Diduga Aniaya Warga, Korban Alami Luka

10 Juni 2026 - 15:07 WITA

Kejati Sultra Periksa Bendahara Dinas PRKPP Terkait Dugaan Penyimpangan APBD 2025

10 Juni 2026 - 13:44 WITA

Ratusan Tabung LPG 3 Kg Diduga Hendak Dijual ke Luar Daerah, Polres Konawe Amankan 3 Terduga Pelaku

10 Juni 2026 - 11:29 WITA

Truk Bak Terbuka Bermuatan Tinggi Melintas di Jalan Raya Kendari, Pengguna Jalan Khawatir

9 Juni 2026 - 19:13 WITA

Ketua Ormas di Kendari Ditangkap, Diduga Peras dan Ancam Perusahaan Tambang

9 Juni 2026 - 13:43 WITA

Diduga Edarkan Sabu dengan Sistem Tempel, Pemuda 19 Tahun di Kolaka Ditangkap Polisi

9 Juni 2026 - 12:25 WITA

Trending di Hukrim