Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 2 Sep 2026 17:46 WITA ·

Ngaku Anggota Polri di Live TikTok untuk Pikat Hati Wanita, Pria di Konsel Diamankan Polisi


 Kapolsek Ranometo, Iptu Sukirman (kiri) saat memberkan keterangan pers terkait video viral live Tik Tok Imran Al Mura (kanan) mengaku sebagai anggota Polri. Foto: Istimewa Perbesar

Kapolsek Ranometo, Iptu Sukirman (kiri) saat memberkan keterangan pers terkait video viral live Tik Tok Imran Al Mura (kanan) mengaku sebagai anggota Polri. Foto: Istimewa

KONAWE SELATAN – Seorang pria bernama Imran alias Mura diamankan polisi setelah mengaku sebagai anggota Polri dalam siaran langsung (live) TikTok. Pengakuan tersebut dilakukan untuk menarik perhatian atau memikat hati seorang wanita yang berada dalam grup live media sosial.

Imran diamankan personel Polsek Ranomeeto, Polresta Kendari, untuk menjalani pemeriksaan setelah video pengakuannya sebagai anggota Polri viral di media sosial.

Kapolsek Ranomeeto Polresta Kendari Iptu Sukirman mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, Imran mengakui dirinya bukan anggota Polri. Ia mengaku melakukan hal tersebut semata-mata untuk menarik perhatian seorang perempuan yang berada dalam grup live.

“Motifnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh, adalah untuk menarik perhatian atau memikat hati perempuan yang ada dalam live grup media sosial,” ujar Iptu Sukirman dalam keterangannya yang diterima, Rabu, 2 September 2026.

Pengakuan Imran sebagai anggota Polri terekam dalam video yang diunggah akun TikTok @Andi_Cakku92.

Dalam siaran tersebut, Imran mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di wilayah Kendari, tepatnya di Ranomeeto.

Pemilik akun kemudian mempertanyakan satuan tempat Imran bertugas.

“Kita tugas di mana, polres mana?” tanya Andi.

“Kendari, Ranomeeto,” jawab Imran.

Pernyataan tersebut kemudian menimbulkan kejanggalan. Sebab, Ranomeeto merupakan wilayah hukum Polsek Ranomeeto yang berada di bawah jajaran Polresta Kendari, bukan Polres Ranomeeto.

Dalam video itu, Imran juga mengklaim anggota Polri diperbolehkan memiliki rambut berwarna pirang dengan sejumlah ketentuan.

“Boleh, asalkan polisinya itu jangan ada tato, jangan ada pakai anting,” katanya.

Pemilik akun kemudian meminta Imran menyebutkan Nomor Registrasi Pokok (NRP) untuk memastikan identitasnya sebagai anggota Polri.

Namun, Imran justru hanya menjawab dengan menyebut angka satu.

Video tersebut kemudian beredar luas dan menjadi perhatian masyarakat. Menindaklanjuti informasi itu, Polsek Ranomeeto memastikan pria dalam video tersebut bukan anggota Polri.

Polisi kemudian mengamankan Imran untuk dimintai keterangan sekaligus mengklarifikasi pengakuannya.

Dalam pemeriksaan, Imran akhirnya mengakui bahwa dirinya bukan anggota Polri.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap seseorang yang mengaku sebagai anggota Polri, terutama apabila identitas dan status keanggotaannya belum dapat dipastikan.

Masyarakat juga diminta melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan dugaan penyalahgunaan identitas atau profesi anggota Polri di media sosial maupun ruang publik. (lin)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bejat! Remaja 17 Tahun di Kendari Diduga Setubuhi Anak SD

3 September 2026 - 13:02 WITA

Tak Terima Ditegur Soal Ikan, Nelayan di Kendari Aniaya Rekan Pakai Pisau Cutter

3 September 2026 - 11:04 WITA

Diduga Begal Payudara Mahasiswi Usai Joging, Driver Ojol di Kendari Ditangkap

2 September 2026 - 22:04 WITA

DLH Sultra Dalami Izin Lingkungan PT GMS, Dugaan Pencemaran Sungai di Laonti Konsel Disorot

2 September 2026 - 18:42 WITA

Mobil Kredit Digadaikan Sebelum Lunas, Pria Asal Konut Ditangkap Polisi

2 September 2026 - 13:14 WITA

Petani di Konsel Ditangkap, Diduga Tipu Puluhan Warga Bermodus Jasa Instalasi Listrik

1 September 2026 - 15:44 WITA

Trending di Hukrim