Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 10 Jun 2026 13:44 WITA ·

Kejati Sultra Periksa Bendahara Dinas PRKPP Terkait Dugaan Penyimpangan APBD 2025


 Kejaksaan Tinggi Sultra memanggil Bendahara Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Perumahan Sultra guna mendalami dugaan penyimpangan APBD. Foto: Penafaktual.com Perbesar

Kejaksaan Tinggi Sultra memanggil Bendahara Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Perumahan Sultra guna mendalami dugaan penyimpangan APBD. Foto: Penafaktual.com

KENDARI – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) memanggil Bendahara Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Provinsi Sultra, Mimmy Sry Wahyuni, untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan penyimpangan alokasi APBD murni dan APBD perubahan Tahun Anggaran 2025.

Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat bernomor B-531/P.3.5/Fd.1/05/2026 tertanggal 26 Mei 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 09.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Mimi telah memenuhi panggilan penyidik dan hadir di Kantor Kejati Sultra sejak pagi.

Petugas resepsionis Kejati Sultra, Albert Londong, membenarkan kehadiran yang bersangkutan. Namun hingga sekitar pukul 11.30 Wita, pemeriksaan disebut belum dimulai.

“Belum diperiksa, tapi sudah hadir kurang lebih sejak pukul 09.00 Wita,” ujar Albert kepada penafaktual.com di Kantor Kejati Sultra, Rabu 10 Juni 2026.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sultra, Irwan Said, mengaku belum memperoleh informasi rinci terkait agenda pemeriksaan tersebut.

“Memang di bidang Pidsus setiap hari ada pemeriksaan. Tapi terkait siapa pihak yang diperiksa saya belum mendapat informasinya,” kata Irwan saat ditemui di ruang kerjanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari penyidik terkait materi pemeriksaan maupun status penanganan perkara dugaan penyimpangan anggaran tersebut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Geger Kasus Penyadapan, Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka

3 November 2026 - 21:38 WITA

Perkelahian di RTH Papalimba Kendari, Sejumlah Pemuda Luka-luka dan Satu Motor Rusak

2 November 2026 - 17:28 WITA

Enam Pelajar Diamankan Usai Diduga Terlibat Tawuran di Kendari, Polisi Sita Ketapel dan Mata Busur

31 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Dua Tahun Laporan Pembakaran Sarang Walet Mandek, Praka Tasmin Pertanyakan Kinerja Polsek Poasia

30 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Diduga Ada Penyimpangan Dana Penelitian Rp 50 Juta, Mahasiswa Desak Rektor UHO Evaluasi Dekan FISIP

30 Oktober 2026 - 13:12 WITA

Diduga Mabuk, Pria di Buton Aniaya Nelayan dengan Senjata Tajam

30 Oktober 2026 - 10:15 WITA

Trending di Hukrim