Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 21 Mei 2026 13:41 WITA ·

Oknum Guru Diduga Tampar Orang Tua Murid, Kepala Sekolah: Kami Sudah Beri Sanksi Tegas


 Kepala Sekolah TK Mulia Islam An Nur Kendari, Lisnawaty saat wawancara di ruangannya. Foto: Penafaktual.com Perbesar

Kepala Sekolah TK Mulia Islam An Nur Kendari, Lisnawaty saat wawancara di ruangannya. Foto: Penafaktual.com

KENDARI – Kepala Sekolah TK Islam Mulia An Nur Kendari, Lisnawaty, angkat bicara terkait insiden dugaan penganiayaan terhadap orang tua murid yang melibatkan seorang oknum guru di lingkungan sekolahnya.

Insiden tersebut terjadi di halaman sekolah yang berada di Jalan DR Sutomo, Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, pada Senin, 30 April 2026. Dalam peristiwa itu, oknum guru berinisial AI diduga menampar orang tua murid berinisial HM (32).

Lisnawaty mengaku menyayangkan kejadian tersebut. Ia menegaskan pihak sekolah tidak membenarkan segala bentuk tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan.

“Kami tidak pernah membenarkan tindakan yang terjadi di sekolah, karena bagaimanapun itu tidak pantas,” ujar Lisnawaty saat ditemui, Rabu, 21 Mei 2026.

Ia mengatakan, pihak sekolah bersama yayasan telah mengambil langkah tegas terhadap guru yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

“Kami sudah mengambil tindakan tegas. Kami sudah berbicara dengan ketua yayasan dan para guru. Sebagai konsekuensinya, kami sudah mengeluarkan guru tersebut,” katanya.

Lisnawaty juga memastikan proses belajar mengajar di TK Islam Mulia An Nur Kendari tetap berjalan kondusif. Sementara itu, penanganan kasus tersebut sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, seorang guru honorer di TK Islam Mulia An Nur Kendari berinisial AI dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan terhadap orang tua murid berinisial HM (32).

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/62/IV/2026/SPKT/Polsek Mandonga/Polres Kendari/Polda Sultra tertanggal 30 April 2026.

HM menuturkan, peristiwa itu bermula saat dirinya datang ke sekolah untuk menjemput anaknya. Saat itu, ia juga berniat menemui kepala sekolah guna mempertanyakan pesan tertulis yang dikirim AI melalui grup WhatsApp orang tua murid.

“Tidak lama kemudian ibu itu keluar dari ruangannya dan bertanya ada apa,” ujar HM saat diwawancarai, Selasa, 19 Mei 2026.

Menurut HM, AI sempat mengajaknya masuk ke dalam ruangan, namun ajakan tersebut ditolaknya.

“Langsung dia tarik tangan saya, lalu saya jatuh,” katanya.

HM mengaku AI kemudian berbicara dengan nada tinggi sambil menunjuk ke arah orang tua murid lainnya. Korban sempat menegur sikap pelaku sebelum akhirnya diduga ditampar.

“Saya bilang, ‘Ibu kenapa main tunjuk-tunjuk, ibu itu seorang pendidik.’ Tidak lama kemudian dia langsung tampar saya,” ungkap HM.

Akibat kejadian tersebut, HM mengalami luka memar di bagian pipi kiri dan langsung melaporkan insiden itu ke Polsek Mandonga. (lin)

Artikel ini telah dibaca 193 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Viral Antri Jerigen di SPBU Jalan Abdul Kudus, Kapolres Muna: Jika Terbukti Pasti Ditindak!

20 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Dosen di Kendari Jadi Tersangka Penipuan Tiket Pesawat, Kerugian Korban Rp107 Juta

19 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Mahasiswa di Kendari Curi Motor di 10 TKP, Hasilnya untuk Kebutuhan Pribadi dan Beli Sabu

19 Oktober 2026 - 16:07 WITA

Operasi Sarang Narkoba di Raha, Dua Buruh Harian Positif Sabu Diamankan Polres Muna

19 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Polresta Kendari Ungkap Penyalahgunaan Pertalite di Dua SPBU, Dua Mobil dan 500 Liter BBM Diamankan

19 Oktober 2026 - 14:15 WITA

Geger! Pria di Kendari Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Ruko

18 Oktober 2026 - 17:25 WITA

Trending di Hukrim