Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 11 Jun 2025 13:50 WITA ·

Kematian Tragis Petani di Konkep: Istrinya Temukan Jenazah Sudah Membusuk


 Seorang petani bernama Nasarudin (49) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk di kebun miliknya di Desa Lapulu. Foto: Istimewa Perbesar

Seorang petani bernama Nasarudin (49) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk di kebun miliknya di Desa Lapulu. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Seorang petani bernama Nasarudin (49), warga Kelurahan Munse, Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di kebun miliknya di Desa Lapulu, Selasa, 10 Juni 2025 malam sekitar pukul 20.00 WITA.

Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Amrina, yang pulang ke rumah setelah enam hari bermalam di kediaman orang tuanya di Desa Bangun Mekar. Saat tiba di rumah pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WITA, ia tidak menemukan suaminya.

“Hingga malam, suami saya belum juga pulang. Saya mulai panik dan memanggil kakak saya untuk bantu cari di kebun,” ujar Amrina, Rabu, 11 Juni 2025.

Sekitar pukul 19.30 WITA, Amrina bersama kakaknya menyusuri kebun dan menemukan pondok tempat korban biasa beristirahat dalam keadaan kosong. Pencarian dilanjutkan hingga akhirnya mereka menemukan jasad Nasarudin terbaring di tanah, tidak jauh dari pondok tersebut. Tubuhnya dalam kondisi membengkak dan mulai membusuk.

Di samping jenazah, ditemukan keranjang berisi buah pala hasil panen, sebotol air minum, dan sebilah parang yang masih terikat di pinggang korban.

Salah satu warga Desa Lapulu, Ruslan, mengaku terakhir kali melihat korban pada Mingg, 8 Juni 2025 sekitar pukul 11.00 WITA.

“Saya sempat ketemu beliau di jalan tani. Waktu itu dia bilang mau ke kebunnya. Setelah itu saya tidak lihat lagi,” ungkap Ruslan.

Menurut keterangan pihak keluarga, Nasarudin sempat mengeluhkan sakit dada beberapa hari sebelum kejadian. Mereka meyakini korban meninggal karena sakit dan menolak dilakukan otopsi oleh pihak berwenang.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah kakaknya di Desa Lapulu dan dimakamkan pada Rabu dini hari pukul 00.30 WITA.(red)

Artikel ini telah dibaca 202 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sidang Lanjutan Kasus Korupsi RSUD Koltim, Sejumlah Pejabat Tinggi Kemenkes RI Diperiksa jadi Saksi

20 Januari 2026 - 13:06 WITA

Polres Muna Tangkap Dua Pria Diduga Pengedar Sabu di Muna Barat, Amankan 219 Gram

19 Januari 2026 - 20:34 WITA

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Kamar Kost di Kolaka, Penyebab Masih Misterius

19 Januari 2026 - 12:55 WITA

Toko Kochi Kendari Dilaporkan ke Polda Sultra atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

18 Januari 2026 - 22:46 WITA

Nongkrong Sambil Bawa Sajam, Dua Remaja Diamankan Polisi di Kendari Barat

18 Januari 2026 - 13:59 WITA

Kebakaran Hebat di Kendari: 14 Bangunan Ludes, Kerugian Capai Rp5 Miliar

18 Januari 2026 - 07:19 WITA

Trending di Hukrim