Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

News · 15 Mei 2025 22:52 WITA ·

MTF Kendari Diduga Lalai, BPKB Debitur Disandera Meski Cicilan Sudah Lunas Sejak 2021


 Puluhan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di Kantor Cabang PT Mandiri Tunas Finance (MTF) di Kota Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Puluhan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di Kantor Cabang PT Mandiri Tunas Finance (MTF) di Kota Kendari. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Puluhan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di Kantor Cabang PT Mandiri Tunas Finance (MTF) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (15/05/2025). Aksi ini dipicu oleh dugaan ketidakprofesionalan pihak PT Mandiri Tunas Finance cabang Kendari yang tidak melakukan penginputan uang angsuran debitur.

Dugaan Kelalaian Pihak Mandiri Tunas Finance

Bram Barakatino, yang mendampingi keluarga debitur, mengatakan bahwa keluarga mereka telah melakukan pelunasan angsuran kendaraan sejak tahun 2021 lalu. Namun, ketika datang meminta BPKB kendaraan, pihak Mandiri Tunas Finance menyatakan masih ada sisa tunggakan 6 bulan.

“Keluarga kami sudah melakukan pelunasan angsuran kendaraan sejak tahun 2021 lalu. Namun anehnya setelah datang meminta BPKB kendaraan katanya masih ada sisa tunggakan 6 bulan,” kata Bram.

Bram menduga bahwa hal ini disebabkan oleh kelalaian pihak Mandiri Tunas Finance yang tidak menerapkan unsur kehati-hatian dalam menerapkan sistem penginputan uang angsuran debitur.

“Pada tahun 2021 lalu sudah dibawakan bukti-bukti angsuran 6 bulan terakhir. Tapi kemudian malah dipingpong kiri kanan. Lalu kemudian datang lagi baru-baru ini, dengan menghantui keluarga kami dengan nominal tagihan Rp 87 juta, inikan gila,” ungkapnya.

Desakan untuk Menyelesaikan Persoalan

Bram meminta pihak Mandiri Tunas Finance untuk segera menuntaskan persoalan ini dan mengeluarkan BPKB kendaraan roda empat debitur tanpa ada alasan apa pun.

“Tidak ada alasan, hak-hak keluarga kami (debitur) harus diselesaikan, ini pelanggaran, kelalaian mereka,” tutupnya.

Tanggapan Pihak Mandiri Tunas Finance

Kepala Cabang Mandiri Tunas Finance, Fajar, mengaku akan segera menangani persoalan ini dengan mengedepankan hak-hak debitur.

“Menyikapi persoalan ini, kita akan mencari solusi terbaik. Dengan mengedepankan hak-hak debitur dan kreditur, kita akan koordinasikan dulu di internal kita. Intinya kalau ada komunikasi yang baik pasti selesai,” singkatnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 422 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Land Clearing Proyek Alexandria Hills di Kendari Disorot HIPPMAKOT

26 Juli 2026 - 16:44 WITA

RDP Tak Kunjung Digelar, JANGKAR Sultra Pertanyakan Komitmen Pengawasan DPRD terhadap PT IPIP

23 Juli 2026 - 22:26 WITA

KASTARA Gelar Aksi Satir ‘Open Donasi Rp80 Ribu’, Sindir Kaburnya 11 Tahanan Polres Kolut

23 Juli 2026 - 22:16 WITA

Hari Anak Nasional 2026, Murid SDN 24 Kendari Apresiasi Program MBG dan Pelayanan Dapur Kendari Caddi 3

23 Juli 2026 - 12:52 WITA

Bank Sultra Jadi Motor Program KEJAR, 50.537 Rekening SimPel Dibuka untuk Siswa SD dan SMP Kendari

22 Juli 2026 - 19:13 WITA

Dugaan Operasi Tanpa PAK, CCC Minta Kementerian Kehutanan Verifikasi PT Fatwa Bumi Sejahtera

22 Juli 2026 - 17:09 WITA

Trending di News