Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

News · 19 Okt 2024 17:25 WITA ·

Komitmen Lestarikan Budaya Lokal, ASR-Hugua Hadiri Pelantikan Sultan Buton Ke-XLI


 Andi Sumangerukka menghadiri pelantikan Paduka Yang Mulia (PYM) Ir. H. LM. Sjamsul Qamar MT.IPU sebagai Sultan Buton Ke-XLI. Foto: Penafaktual.com Perbesar

Andi Sumangerukka menghadiri pelantikan Paduka Yang Mulia (PYM) Ir. H. LM. Sjamsul Qamar MT.IPU sebagai Sultan Buton Ke-XLI. Foto: Penafaktual.com

PENAFAKTUAL.COM, BAUBAU – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR) dan Hugua, turut menyaksikan pelantikan Paduka Yang Mulia (PYM) Ir. H. LM. Sjamsul Qamar MT.IPU sebagai Sultan Buton Ke-XLI, dalam upacara yang megah di Benteng Kesultanan Buton, Baubau, Jumat, 18 Oktober 2024. Keduanya hadir sebagai wujud komitmen menjaga warisan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Buton.

Upacara diawali dengan prosesi sakral di Masjid Agung Keraton Buton, di mana ASR tiba lebih awal, disusul oleh Hugua. Kehadiran mereka menarik perhatian, memperlihatkan dukungan yang kuat terhadap pelestarian budaya dan adat istiadat Kesultanan Buton.

Sultan Buton Ke-XLI, PYM Sjamsul Qamar, menggantikan mendiang Sultan La Ode Muhammad Izat Manarfa yang wafat Maret lalu. Pelantikan ini tak hanya menjadi momen penting bagi Kesultanan Buton, tetapi juga membawa semangat baru bagi masyarakat setempat yang berharap warisan sejarah ini terus dijaga.

Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran adat dalam pembangunan daerah. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersatu dalam melestarikan tradisi dan mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) yang memperkuat eksistensi Masyarakat Hukum Adat di Sultra.

“Kita harus bangga dengan kekayaan budaya kita. Inilah warisan yang harus kita jaga bersama untuk generasi mendatang,” ujar Andap dengan penuh semangat, disambut tepuk tangan meriah.
Di luar Masjid Agung, masyarakat Baubau yang berkumpul menyambut dengan antusias pelantikan Sultan Buton. Mereka berharap kehadiran pemimpin adat baru ini akan membawa angin perubahan, khususnya di tengah dinamika politik menjelang Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara.

Sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala dan Ketua Umum Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN), YM. Dr. KPH. Eddy Wirabhumi SH. MM, juga hadir dalam acara tersebut. Kehadiran ASR-Hugua semakin menegaskan bahwa mereka siap mendukung pelestarian adat istiadat sebagai bagian dari visi mereka untuk memajukan Sulawesi Tenggara.

Pada kesempatan tersebut, ASR menyampaikan, dengan momentum pelantikan Sultan Buton Ke-XLI ini, diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat, untuk bersama-sama membangun Sultra yang lebih maju dan harmonis.

“Pelantikan ini menjadi simbol kuat persatuan, kekuatan budaya, dan harapan baru menuju masa depan yang lebih gemilang,” pungkas ASR.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 127 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

KUPP Molawe Serahkan Sertifikat E-Pas Kecil kepada Nelayan Konawe Utara

4 September 2026 - 18:58 WITA

Aktivitas PT Integra Mining Disorot, JANGKAR Desak Kejati Sultra Periksa Direksi

3 September 2026 - 17:42 WITA

UPP Molawe Ingatkan Pegawai Terus Edukasi Masyarakat soal Keselamatan Pelayaran

2 September 2026 - 10:20 WITA

Rumah Warga di Wawotobi Konawe Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

1 September 2026 - 16:19 WITA

DPRD Kendari Beri Ultimatum PT ABM, Bangunan Langgar Aturan Harus Dibongkar 5 Hari

31 Agustus 2026 - 17:20 WITA

Mayat Tanpa Kepala dan Lengan Ditemukan Mengapung di Sungai Konut, Sempat Diseret Buaya

29 Agustus 2026 - 16:49 WITA

Trending di News