Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 21 Feb 2026 21:06 WITA ·

9 Remaja Diduga Tawuran di Puuwatu Kendari Diamankan Polisi, Enam Motor Turut Disita


 Sembilan remaja diamakan polisi diduga terlibat aksi tawuran di Puuwatu Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Sembilan remaja diamakan polisi diduga terlibat aksi tawuran di Puuwatu Kendari. Foto: Istimewa

KENDARI – Sebanyak sembilan remaja pria diamankan Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra saat diduga hendak melakukan aksi tawuran di Jalan Suprapto, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 05.00 Wita.

Para remaja tersebut berinisial IP (13), IK (16), AL (16), PL (17), IM (15), JR (15), AR (15), AN (17), dan RN (15). Mereka diamankan karena diduga terlibat tawuran antar kelompok.

Dantim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra Bripka Boy Sagita, mengatakan selain sembilan remaja, petugas juga mengamankan enam unit sepeda motor yang digunakan.

“Yang diamankan sembilan orang remaja dan enam unit kendaraannya,” kata Boy saat dikonfirmasi, Sabtu sore.

Ia menjelaskan, tawuran melibatkan dua kelompok remaja berbeda, yakni kelompok Puuwatu dan kelompok Punggolaka. Para remaja disebut menggunakan kayu serta sarung yang diikat sebagai alat saat bentrokan.

Menurut Boy, aksi tersebut dipicu dendam antar kelompok. Beberapa hari sebelum kejadian, kelompok remaja dari Punggolaka diduga melakukan penyerangan ke wilayah Puuwatu hingga menyebabkan sejumlah rumah warga rusak akibat lemparan.

“Anak-anak Puuwatu sakit hati karena sudah dua malam didatangi dan diserang. Sehingga banyak rumah warga di Puuwatu rusak akibat lemparan,” jelasnya.

Remaja Puuwatu yang tidak terima kemudian diduga hendak melakukan aksi balasan. Namun, tawuran berhasil dicegah setelah polisi yang sedang berpatroli subuh melintas di lokasi.

“Kebetulan kami sedang patroli subuh. Saat kami melintas, anak-anak itu berlarian,” ujar Boy.

Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan sembilan remaja beserta enam kendaraan. Selanjutnya, mereka dibawa ke Polsek Mandonga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dugaan Pelanggaran Hauling PT ST Nikel Resources, DPRD Sultra Wacanakan Pembentukan Pansus

14 Maret 2026 - 01:06 WITA

SMSI Konawe: Penyidik Harus Hormati UU Pers dalam Sengketa Jurnalistik

14 Maret 2026 - 00:33 WITA

Manajemen PT WIN Bantah Tudingan SPI Sultra, Tegaskan Patuhi Regulasi Pertambangan

13 Maret 2026 - 14:58 WITA

Enam Remaja di Kendari Caddi Diamankan Polisi, Diduga Pesta Narkoba Jenis Sinte

13 Maret 2026 - 08:36 WITA

Usai Bertengkar di Kamar Hotel, Pria di Kolaka Bawa Kabur Mobil Temannya

12 Maret 2026 - 20:48 WITA

Ampuh Laporkan Kades Lelewawo ke Polda Sultra atas Dugaan Korupsi Dana CSR

11 Maret 2026 - 19:00 WITA

Trending di Hukrim