KENDARI – Ular piton dengan ukuran panjang 7 meter masuk ke pemukiman warga di Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Minggu, 8 Januari 2026 sekitar pukul 24.45 Wita.
Saat ditemukan, ular tersebut berada di atas plafon rumah milik warga bernama Yenes di Jalan Bunga Kolosua, No. 10B Lorong Blok M, Kelurahan Kemaraya.
Kepala Seksi Kerja Sama dan Publikasi Damkar Kota Kendari, Maryoto Awaludin mengatakan bahwa mulanya Yones mendengar suara pijakan kaki yang bersumber dari depan rumahnya.
“Yones merasa curiga seolah ada orang yang masuk ke dalam rumah, ia kemudian mengintip dari jendela depan,” ujar Maryoto dalam keterangan tertulisnya, Senin, 9 Februari 2026.
Meskipun suara pijakan masih terdengar oleh Yoenes, namun ia tidak melihat seorang pun di depan rumahnya itu.
Yones yang diselumi rasa penasaran, ia kembali mengecek kondisi depan rumahnya, dan mendapati seekor ular piton berukuran besar.
Yones sempat berlari ke belakang rumah untuk mengambil parang, namun saat kembali ke depan, ular tersebut sudah tidak terlihat dan diketahui telah naik ke atas plafon rumah.
“Merasa tidak mampu menangani situasi tersebut Yones akhirnya melaporkan kejadian itu kepada Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari,” kata Maryoto.
Tim Rescue Damkar Kota Kendari tiba di lokasi sekitar pukul 00.04 Wita, dan langsung melakukan penangkapan terhadap ulat piton tersebut.
“Proses evakuasi ular piton tersebut berlangsung kurang lebih selama 50 menit hingga akhirnya ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan serius pada rumah warga,” pungkas Awaludin.(lin)













