Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 10 Feb 2026 07:55 WITA ·

Nyaris Tewas, Remaja di Kolaka Diterkam Buaya Saat Pasang Jaring di Sungai


 Remaja 17 tahun bernama Fedli menjalani perawatan medis usai diterkam seekor buaya di Sungai Kelurahan Watubangga Kolaka. Foto: Istimewa Perbesar

Remaja 17 tahun bernama Fedli menjalani perawatan medis usai diterkam seekor buaya di Sungai Kelurahan Watubangga Kolaka. Foto: Istimewa

KOLAKA – Seorang remaja bermana Feldi (17), warga Kelurahan Watubangga, Kecematan Watubangga, Kabupaten Kolaka, nyaris tewas usai diterkam seekor buaya.

Peristiwa tragis itu terjadi di sekitaran sungai Lingkungan I, Kelurahan Watubangga pada Senin sore, 9 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 Wita.

Wakapolsek Watubangga, Ipda Mirwan Pasalli mengatakan bahwa awalnya korban bersama ayahnya bernama Ramli hendak memasak pukat ikan di sungai tersebut.

“Korban bersama saksi (ayah korban) turun ke sungai, yang mana kedalaman air sekitar 2 meter,” ujar Ipda Mirwan dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Saat pemasangan jaring ikan berlangsung, jarak antara korban dan ayanya berkisar 7 meter. Saat itu keduanya sibuk membentangkan jaring di dalam air.

Tidak berselang lama, seekor buaya datang menghampiri korban dan langsung menerkam tubuh korban. Korban yang kesakitan lantas meminta pertolongan kepada ayahnya.

“Korban berteriak minta tolong kepada saksi Ramli, dengan respon cepat saksi ke arah korban dan melihat seekor buaya sedang menyeret korban masuk ke dalam air,” kata Ipda Mirwan.

Ramli yang melihat anaknya dalam bahaya cekraman buaya langsung menyelamatkan korban cara menarik ekor buaya tersebut.

Meski korban berhasil diselamatkan, namun tubuhnya sudah dipenuhi dengan luka gigitan buaya.

“Korban dibawa kepuskesmas watubangga untuk dilakukan penaganan medis,” kata Ipda Mirwan.

Ipda Mirwan menjelaskan akibat gigitan buaya, korban mengalami luka serius pada sekujur tubuhnya.

“Luka robekan (gigitan) bagian dada (korban), luka robek bagian paha kanan, luka robek pada lutut kanan dan luka robek pada punggung kaki kanan,” bebernya.

Ipda Mirwan mengatakan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk dilakukan penanggulangan terhadap buaya tersebut, guna mengantisipasi kejadian serupa terulang dikemudian hari.

Masyarakat diimbau agar berhati-hati saat berada di wilayah aliran sungai Kelurahan Watubangga. Terlebih para warga yang mancing ataupun memasang jaring.

“Menghimbau warga untuk tidak melakukann pencariam terhadap buaya tanpa keahlian dan perlengkapan,” pungkasnya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pick Up Terbalik Akibat Ban Pecah di Muna, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

30 Mei 2026 - 17:23 WITA

Danlanud Haluoleo Sambut Kedatangan Menteri PKP RI di Bandara Haluoleo

29 Mei 2026 - 20:49 WITA

Prajurit Lanud Haluoleo Ikuti Wisata Pungut Sampah di Teluk Kendari

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Diduga Depresi Usai Istri Meninggal, Pria Asal Kolaka Tewas Keracunan di Muna Barat

29 Mei 2026 - 11:07 WITA

PHK Massal di Konut, Eks Karyawan PT Hillcon Tuntut Pesangon dan THR

28 Mei 2026 - 20:50 WITA

JMSI Sultra Ancam Sanksi Anggota yang Catut Nama Organisasi

28 Mei 2026 - 20:36 WITA

Trending di Daerah