PENAFAKTUAL.COM, KONSEL – Kehadiran perusahaan tambang nikel di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat.
Namun, harapan itu berbanding terbalik dengan kenyataan yang dialami masyarakat.
Hanya debu dan dampak lingkungan lingkungan lainnya hanya bisa dinikmati masyarakat. Demikianlah yang dirasakan warga Desa Parasi Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konsel.
Kondisi itu memicu masyarakat Desa Parasi Kecamatan Palangga Selatan yang tergabung dalam Asosiasi Masyarakat Desa Parasi melakukan aksi demonstrasi menyoal PT Generasi Agung Perkasa.
Kordinator aksi, Adi Mangidi mengungkapkan bahwa PT Generasi Agung Perkasa IUP nya berada di Desa Parasi Kecamatan Palangga Selatan, tetapi kehadirannya bukan memberikan kesejahteraan masyarakat sekitar, tetapi malah membuat masyarakat sengsara.
“Apalagi memiliki dana khusus untuk mengatasi persoalan dampak sosial dan lingkungan. Tetapi terindikasi dana CSR tidak dipergunakan,” kata Adi dalam aksi unjuk rasanya, Rabu, 12 April 2023.
Olehnya itu, Adi mendesak PT PT Generasi Agung Perkasa untuk memberikan kompensasi terkait dampak yang dialami masyarakat, merekrut pekerja, membuat jetty dan smelter, memberdayakan ibu-ibu rumah tangga dan memberdayakan UMKM Desa Parasi.
“Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Generasi Agung Perkasa seperti apa tanggapan pasca didemo,” ungkapnya.(**)