Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 18 Jan 2026 08:14 WITA ·

Viral! Penumpang Keluhkan Tak Ada Grab di Bandara Halu Oleo, Lanud: Tidak Diperbolehkan


 Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KONAWE SELATAN – Sebuah video keluhan penumpang Bandara Halu Oleo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial TikTok. Video berdurasi 41 detik yang diunggah akun TikTok @milop.dessert ini telah mendapatkan 4.184 Like, 413 Komentar, dan 417 kali dibagikan.

Dalam video tersebut, seorang perempuan mengeluhkan tidak dapat mengakses layanan transportasi online Grab setibanya di Bandara Halu Oleo. Penumpang tersebut kesulitan mendapatkan transportasi menuju hotel di Kota Kendari karena tidak tersedianya layanan taksi online atau Grab di area bandara, sehingga tarif transportasi yang harus dibayarkan cukup mahal.

“Apa di seluruh Kendari tidak ada Grab, atau Bandara Kendari saja yang tidak ada Grab? Jadi aku dari sini ke hotel dari Rp180 ribu, nego Rp150 ribu,” ujarnya.

Humas Bandara Halu Oleo, Nurlansyah, menegaskan bahwa pengelolaan layanan transportasi penumpang bukan berada di bawah kewenangan pihak bandara.

“Terkait pengelolaan layanan transportasi penumpang seperti rental dan Grab, itu bukan kewenangan pihak Bandara. Wilayah tersebut masih menjadi kewenangan Lanud,” katanya.

Sementara itu, Kepala Penerangan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Kapentak) Lanud Halu Oleo, Yusuf, menjelaskan bahwa layanan transportasi daring Grab belum diperbolehkan beroperasi di kawasan Lanud Halu Oleo karena belum adanya kerja sama resmi dengan pihak Lanud.

“Grab tidak diperbolehkan masuk karena sampai saat ini belum ada kerja sama. Di bandara sudah ada taksi resmi yang memiliki kerja sama,” jelasnya.

Yusuf menambahkan bahwa pihak Lanud telah menerima beberapa permohonan kerja sama dari perusahaan transportasi online, namun belum ada kesepakatan yang tercapai.

Penumpang yang merasa kesulitan dengan ketiadaan layanan Grab di Bandara Halu Oleo berharap agar pihak terkait dapat mempertimbangkan untuk membuka akses layanan transportasi online di bandara.

Pihak Bandara Halu Oleo dan Lanud Halu Oleo belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana kerja sama dengan perusahaan transportasi online.(red)

Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

KSOP Kendari Desak Pelindo Segera Bersihkan Debu di Pelabuhan Nusantara

7 Oktober 2026 - 20:43 WITA

Kadin Kendari Tegaskan Kasus Dugaan Penipuan Ketua Bukan Urusan Lembaga, Melainkan Personal

7 Oktober 2026 - 19:52 WITA

Kebakaran Rumah dan Kios di Muna, Kerugian Ditaksir Capai Rp400 Juta

7 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Cegah Jemaah Terlantar, DPRD Bombana Desak Kemenhaj Sultra Awasi Travel Nakal

6 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kisah Inspiratif H Muslim, Anggota Polres Kolaka Bangun Masjid dan Ponpes Tahfiz di Kolaka

5 Oktober 2026 - 20:45 WITA

Kecelakaan Maut di Wundulako Kolaka, Karyawan PT SJS Tewas Usai Motor Tabrak Dump Truck

5 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Trending di Daerah