Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 15 Apr 2026 17:49 WITA ·

Unsultra Lepas 247 Wisudawan, Rektor Jamhir Ingatkan Lulusan Jangan Takut Gagal


 Rektor Unsultra, Jamhir Safani (kedua dari kiri) mendampingi Ketua Pembina Yayasan, Nur Alam saat menyerahkan piagam kepada salah satu wisudawati. Foto: Istimewa Perbesar

Rektor Unsultra, Jamhir Safani (kedua dari kiri) mendampingi Ketua Pembina Yayasan, Nur Alam saat menyerahkan piagam kepada salah satu wisudawati. Foto: Istimewa

KENDARI – Sebanyak 247 wisudawan dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-34 dan Pascasarjana ke-9 Universitas Sulawesi Tenggara yang digelar di Phinisi Ballroom Hotel Kendari, Rabu, 15 April 2026.

Wisuda tersebut diikuti oleh lulusan dari 11 program studi sarjana (S1) dan 2 program magister (S2), di antaranya Teknik Sipil, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Hukum, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), hingga program pascasarjana.

Rektor Unsultra, Jamhir Safani, dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah menghadapi kehidupan nyata.

“Wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari langkah besar menuju masa depan. Jangan takut gagal, karena setiap tantangan adalah kesempatan untuk tumbuh,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika, orang tua, serta pihak yayasan atas dukungan yang diberikan hingga mahasiswa berhasil menyelesaikan studi. Rektor berpesan agar lulusan terus menjaga semangat belajar, rendah hati, dan berani bermimpi besar di tengah tantangan global.

“Masa depan ada di tangan kalian. Melangkahlah dengan percaya diri, terus belajar, dan berikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” lanjutnya.

Dalam pidatonya, Rektor turut mengutip pesan inspiratif dari Nelson Mandela, “It always seems impossible until it’s done,” serta Albert Einstein, “In the middle of difficulty lies opportunity.” Ia juga mengingatkan pesan Soekarno agar generasi muda berani bermimpi tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Unsultra juga menetapkan sejumlah lulusan terbaik dari berbagai program studi, termasuk peraih IPK tertinggi jenjang pascasarjana dengan nilai sempurna 4,00.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, menekankan pentingnya transformasi pendidikan tinggi di tengah tantangan global.

Menurutnya, pendidikan tinggi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif sektor swasta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan tinggi bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama, termasuk sektor swasta, dalam membangun sistem yang lebih kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas akademik, penguatan kapasitas institusi, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi, termasuk penguatan digitalisasi sistem pembelajaran.

“Pemanfaatan sistem informasi akademik harus terintegrasi secara menyeluruh untuk mendukung proses pembelajaran dan layanan mahasiswa,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Pembina Unsultra, Nur Alam, menegaskan pentingnya menjaga integritas akademik serta berpegang pada landasan hukum dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“Wisuda bukanlah akhir, tetapi awal dari tanggung jawab besar. Lulusan harus mampu menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan ilmu yang dimiliki,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya moralitas dalam dunia keilmuan. Menurutnya, ilmu pengetahuan tanpa etika berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

“Ilmu harus diiringi dengan moral. Tanpa itu, keahlian justru bisa membawa dampak buruk,” jelasnya.

Acara wisuda tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, yayasan, mitra institusi, serta keluarga wisudawan yang turut menyaksikan momen tersebut.(lin)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Rumah Petani di Konawe Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp180 Juta

14 April 2026 - 18:48 WITA

Tragis, Dua Warga Konawe Utara Tewas Disambar Petir di Pantai

14 April 2026 - 13:41 WITA

Geger! Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kebun Warga Konawe, Terdapat Luka di Kepala

14 April 2026 - 11:39 WITA

Bupati Bombana Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026

14 April 2026 - 08:51 WITA

Gerakan Indonesia Asri, Komunitas Sahabat Bumi Sisir Sampah Plastik di Kawasan Eks MTQ Kendari

13 April 2026 - 19:01 WITA

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Muna Barat, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta

13 April 2026 - 15:57 WITA

Trending di Daerah