Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 30 Jul 2023 17:51 WITA ·

Tekan Angka Stunting, Koramil Wawonii Dampingi Gebrak Stunting UPTD Puskesmas Langara

 
Danramil Wawonii Kapten Inf Salmar Gona melakukan pendampingan gerakan gebrak stunting secara door to door bersama petugas UPTD Puskesmas langara  di Desa Matabaho. Foto: Istimewa
Perbesar

Danramil Wawonii Kapten Inf Salmar Gona melakukan pendampingan gerakan gebrak stunting secara door to door bersama petugas UPTD Puskesmas langara di Desa Matabaho. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KONKEP – Koramil 1417-01/ Wawonii menurunkan 4 orang Babinsa untuk melakukan pendampingan gerakan gebrak stunting secara door to door bersama petugas UPTD Puskesmas langara  di Desa Matabaho, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Danramil Wawonii Kapten Inf Salmar Gona mengungkapkan stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

“Dalam hal ini TNI AD sangat mendukung percepatan penurunan angka Stunting di wilayah, yang merupakan salah satu program pemerintah,” ungkap Danramil, Minggu, 30 Juli 2023.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa TNI AD telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terkait dukungan pelaksanaan komunikasi, informasi, edukasi, dan publikasi program pembangunan keluarga, kependudukan, Keluarga Berencana (KB), serta percepatan penurunan stunting.

Terkait hal itu, Kodim Kendari melalui Koramil – koramil jajaran akan terus bekerja keras dan mengawal program ini agar kedepannya tidak ada lagi anak-anak yang terkena stunting sehingga mereka bisa tumbuh normal seperti anak-anak yang lain.

Untuk diketahui, yang turut terlibat dalam kegiatan grebek stunting adalah Kabidkesmas Kabupaten Konkep Asnur Jaya,S.Gz., M.M., Kapus Langara Irpan S.Si, Serma Juslan, Serka Ramli, Serda Adam, Kopda Risal, Babinkamtibmas dan anggota UPTD Puskesmas Langara.

Editor: Husain

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

27 Siswa SMA di Konawe Alami Gatal dan Muntah Usai Santap MBG, Dievakuasi ke RS

24 September 2026 - 15:57 WITA

Berawal dari Ambil Sampel, Berakhir Petaka: 4 Pekerja PT KDI Tewas di Lokasi Tambang

23 September 2026 - 15:14 WITA

Kecelakaan Kerja di Tambang PT KDI Konut, Empat Pekerja Tewas Tertimbun Longsor

23 September 2026 - 14:32 WITA

UPP Kelas I Molawe Tindak Lanjuti LHP Kepatuhan BPK RI

23 September 2026 - 10:27 WITA

Kronologi Nelayan di Muna Barat Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Selamat Setelah Tusuk Mata Predator

22 September 2026 - 12:40 WITA

Nelayan di Muna Barat Diserang Buaya Saat Cari Kepiting di Muara, Bahu hingga Pinggang Luka

22 September 2026 - 11:49 WITA

Trending di Daerah