Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 22 Sep 2026 11:49 WITA ·

Nelayan di Muna Barat Diserang Buaya Saat Cari Kepiting di Muara, Bahu hingga Pinggang Luka


 Seorang nelayan bernama Muhammad Safari (41) diterkam buaya saat cari kepiting di Muara Desa Labokolo. Foto: Istimewa Perbesar

Seorang nelayan bernama Muhammad Safari (41) diterkam buaya saat cari kepiting di Muara Desa Labokolo. Foto: Istimewa

MUNA BARAT – Seorang nelayan Muhammad Safari (41), seorang nelayan di Kabupaten Muna Barat, mengalami luka serius setelah diserang seekor buaya saat mencari kepiting di pesisir muara Kali Desa Labokolo, Kecamatan Tiworo Tengah, Senin, 21 September 2026

Safari diserang saat berada di dalam sungai dengan kedalaman air sekitar setinggi dada. Buaya tersebut menerkam dan menggigit bahu kiri korban, kemudian menarik tubuhnya ke dalam air.

Kapolsek Tiworo Tengah, Ipda La Menudi, mengatakan korban berhasil menyelamatkan diri setelah melawan dengan menusuk mata buaya menggunakan jari tangannya.

“Korban kembali menusuk mata buaya tersebut sehingga buaya yang menggigit korban melepaskan gigitannya,” kata Ipda La Menudi, Selasa, 22 September 2026.

Sebelum kejadian, Safari berpamitan kepada istrinya, Irma Elisan (37), untuk mencari kepiting bakau di kawasan muara sekitar pukul 09.30 Wita.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima keluarga korban sekitar pukul 17.50 Wita. Saat itu, Irma mendapat telepon dari seorang warga bernama Kadir yang mengabarkan Safari telah diterkam buaya di wilayah pesisir muara Desa Labokolo.

Setelah berhasil lepas dari serangan, Safari berjalan menuju pematang tambak dan mencari pertolongan ke pondok tambak milik Kadir.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Muna Barat untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat serangan tersebut, Safari mengalami sejumlah luka, di antaranya luka robek pada dada kiri, perut, lengan kanan, dan pinggang kiri. Ia juga mengalami luka cakaran pada punggung serta luka gigitan pada bahu kiri.

Ipda La Menudi mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar pesisir dan muara Desa Labokolo.

Ia juga meminta Bhabinkamtibmas, pemerintah setempat, dan dinas terkait meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait keberadaan buaya di kawasan tersebut.

“Karena muara merupakan habitat alami hewan predator seperti buaya air asin,” pungkasnya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kronologi Nelayan di Muna Barat Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Selamat Setelah Tusuk Mata Predator

22 September 2026 - 12:40 WITA

Gubernur Sultra Rotasi 47 Pejabat Eselon II, III dan IV, Ini Daftarnya!

21 September 2026 - 13:26 WITA

Gubernur Sultra Rotasi 25 Kepala SMA/SMK Negeri, Ini Daftar Lengkapnya

21 September 2026 - 11:49 WITA

HIPPMA-NAB Minta Publik Hormati Klarifikasi SPBUN Jompi Jaya Sentosa

20 September 2026 - 21:48 WITA

DPW dan 9 DPD Pemuda LIRA Sultra Resmi Dilantik, Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

20 September 2026 - 18:07 WITA

Anggota DPRD Bombana Sudiami Dukung Penuh Pembangunan KNMP di Kabaena

20 September 2026 - 07:59 WITA

Trending di Daerah