Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 29 Jun 2026 15:14 WITA ·

Sempat Dikejar Warga, Pria Bersajam yang Mengamuk di SPBU Wulele Kendari Ditangkap Polisi


 Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L Sengka saat wawancara pengungkapan kasus pria bersajam mengamuk di SPBU. Foto:Penafaktual.com Perbesar

Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L Sengka saat wawancara pengungkapan kasus pria bersajam mengamuk di SPBU. Foto:Penafaktual.com

KENDARI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari akhirnya menangkap pria bersenjata tajam yang sempat mengamuk di SPBU Wulele, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, pada Minggu, 28 Juni 2026.

Pelaku berinisial DJ (50), ditangkap Tim Buser77 di kediamannya di Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua, pada Senin, 29 Juni 2026.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L. Sengka, mengatakan pelaku saat ini telah diamankan di Satreskrim Polresta Kendari dan masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Untuk saat ini pelaku sudah diamankan di Satreskrim Polresta Kendari dan sedang menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Kombes Pol Edwin.

Edwin menjelaskan, insiden tersebut bermula saat DJ hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Wulele. Namun, karena antrean yang cukup panjang, pelaku diduga tidak sabar dan memilih berpindah jalur dari antrean Pertamax ke antrean Pertalite.

Saat memasuki antrean Pertalite, pelaku diduga tidak mengikuti urutan antrean sehingga memicu protes dari konsumen lain.

“Ada komplain dari para konsumen karena pelaku tidak mau antre sehingga terjadi percekcokan,” katanya.

Di tengah percekcokan itu, DJ diduga tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan mengancam warga yang sedang mengantre BBM.

Usai membuat kegaduhan, pelaku meninggalkan lokasi setelah sempat dikejar oleh sejumlah warga.

Dalam penanganan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku saat berada di lokasi kejadian. Sementara itu, parang yang digunakan belum berhasil ditemukan.

“Untuk parang, berdasarkan pengakuan pelaku telah dibuang di pinggir jalan. Sampai saat ini belum kita temukan,” ujar Edwin.

Akibat perbuatannya, DJ dijerat dengan Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata tajam tanpa izin. Ia terancam hukuman penjara paling lama lima tahun. (lin)

Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

65 Koperasi Merah Putih di Kendari Belum Kantongi PBG, Gerai Kasilampe Diduga Langgar GSJ

6 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Berawal dari Telepon Masuk, Begini Kronologi Suami Tusuk Istri hingga Tewas di Konsel!

6 Oktober 2026 - 14:33 WITA

Pilu! Cekcok Karena HP Berujung Maut, Ibu Muda di Konsel Tewas Ditusuk Suami 9 Kali

6 Oktober 2026 - 13:30 WITA

Curi Motor dan Kabur ke Kendari, Pria di Koltim Diciduk di Penginapan Rahandouna

6 Oktober 2026 - 10:48 WITA

BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang

6 Oktober 2026 - 10:27 WITA

Kasus Mantan Sekwan Konut Bergulir di Polda, IMALAK: Usut Aliran Anggarannya

6 Oktober 2026 - 08:41 WITA

Trending di Hukrim