Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 9 Mei 2026 20:33 WITA ·

Sakit Perut hingga Muntah-muntah, 11 Siswa SD di Kolaka Tumbang Usai Makan Program MBG


 Sebnyak 11 siswa SD di Watubangga, Kolaka terbaring lemas di Puskesmas. Mereka diduga keracunan usai sarapan dari Program MBG pagi tadi. Foto: Istimewa Perbesar

Sebnyak 11 siswa SD di Watubangga, Kolaka terbaring lemas di Puskesmas. Mereka diduga keracunan usai sarapan dari Program MBG pagi tadi. Foto: Istimewa

KOLAKA – Program Makanan Bergizi Gratis kembali memakan korban. Sebelas murid Sekolah Dasar di Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, dilarikan ke Puskesmas Watubangga diduga keracunan, Sabtu, 9 Mei 2026.

Kepala Puskesmas Watubangga, Mung Rahadi, membenarkan belasan siswa itu mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan tersebut.

“Benar, ada sebelas siswa yang diobservasi, terdiri dari lima laki-laki dan enam perempuan. Mereka masuk sekitar pukul 10 lewat pagi tadi,” ujar Mung Rahadi saat dikonfirmasi via telepon.

Gejala Seragam: Mual, Muntah, Lemas

Mung Rahadi menjelaskan para siswa datang dengan keluhan hampir seragam: mual, lemas, sakit perut, dan sebagian muntah-muntah.

Namun, pihaknya belum memastikan penyebab pasti. Dugaan keracunan akibat konsumsi MBG belum dapat dikonfirmasi.

“Masih dugaan, sampel juga sudah kami ambil dan sementara disimpan. Saat ini para siswa masih dalam observasi dan terus kami pantau perkembangannya,” tegasnya.

Orang Tua: Ayam Berbau Tak Biasa

Salah satu orang tua korban, Anto, menyebut anaknya sempat diinfus sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

“Anak saya juga jadi korban. Tadi sempat diinfus, tapi sudah membaik dan sudah pulang ke rumah sekitar jam 5 sore. Kejadiannya sekitar jam 10 setelah makan,” ungkap Anto.

Menurut keterangan anak-anak, terdapat kejanggalan pada menu yang disajikan. Daging ayam goreng diduga berbau tidak biasa. Menu MBG saat itu terdiri dari ayam goreng, anggur, dan sayur pepaya tumis.

Pengelola MBG Bungkam

Hingga berita ini diturunkan, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi belum memberi tanggapan resmi. Konfirmasi awak media belum direspons.

Ini bukan kali pertama Program MBG menuai sorotan akibat dugaan keracunan massal pada siswa. Kasus di Kolaka menambah daftar insiden serupa di sejumlah daerah.(red)

Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Konut Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah

25 Juni 2026 - 22:43 WITA

Dukung Polri Presisi, Polres Konut Jalani Audit Kinerja Itwasum Tahap II

25 Juni 2026 - 18:55 WITA

Kantongi Perpanjangan SK, IZI Sultra Siap Perkuat Tata Kelola Zakat

25 Juni 2026 - 14:23 WITA

Sambut Plt Rektor Baru, Forum UHO Minta Pildek FISIP Dievaluasi: WR II Akui Langgar Statuta

24 Juni 2026 - 20:29 WITA

Demo BEM UMK di DPRD Sultra Ricuh, Mahasiswa Saling Dorong dengan Satpol PP 

23 Juni 2026 - 16:14 WITA

HP Pengurus AMAN Sultra Diduga Kena Serangan Siber Usai Kritik Sejumlah Kasus

23 Juni 2026 - 14:55 WITA

Trending di Daerah