KONAWE SELATAN – Sebanyak 117 warga di dua desa lingkar tambang PT Generasi Agung Perkasa (GAP), Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mendapat layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) 2026.
Layanan kesehatan gratis tersebut digelar di Desa Parasi dan Desa Watumbohoti dengan melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Palangga Selatan.
Koordinator PPM PT GAP, Kasan Mulyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program PPM perusahaan di bidang kesehatan.
“Pelayanan kesehatan gratis dilakukan di dua desa, yakni Desa Parasi dan Watumbohoti, dengan melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Palangga Selatan,” ujar Kasan saat ditemui jurnalis KodeSultra, Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Kepala Desa Watumbohoti, Rahman, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, masyarakat mendapat kesempatan melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan tenaga medis tanpa dipungut biaya.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT GAP yang telah melaksanakan pengobatan gratis di Desa Watumbohoti. Kami berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ujar Rahman.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Parasi, Hidayatullah, S.Si. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara perusahaan dan pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga medis. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” katanya.
Sementara itu, penanggung jawab pemeriksaan dan pengobatan gratis, dr. Nurul Annisa Muhtar, M.Kes., AAAM., AIFO-K, mengatakan pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik, indeks massa tubuh, tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.
“Dari hasil pemeriksaan, secara umum penyakit yang ditemukan di dua desa tersebut antara lain hipertensi dan hiperkolesterolemia,” ungkap dr. Nurul.
Ia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan pola hidup sehat, mengonsumsi obat secara teratur bagi yang memiliki resep pengobatan, serta berkonsultasi dengan dokter di puskesmas apabila mengalami keluhan kesehatan.
Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi. Warga berharap program pemeriksaan dan pengobatan gratis dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. (red)

















