KENDARI – Kepolisian Sektor Kemaraya mengungkap kronologi kasus penikaman tiga karyawan Rich Club Kitchen Bar Executive Karaoke and Lounge Kendari, yang terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi halaman parkir Rich Club Kitchen Bar Executive Karaoke and Lounge Kendari, Jalan La Ode Hadi, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, sekitar pukul 3.00 Wita.
Korban masing- masing bernama Muh. Asran (28), Ibeng (25) dan Irsan (21), sementara pelaku diketahui berinisial R yang merupakan security Rich Club tersebut.
Peristiwa bermula ketika korban, Muh Asran hendak pulang bersama dua rekannya, Ibeng dan Irsan. Namun, saat dihalaman parkiran, R tiba-tiba datang dan menyerang mereka.
“Pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban Ibeng dan korban Isran dengan menggunakan sebilah sajam berupa badik,” ujar Iptu Busran.
Melihat keselamatan kedua rekannya terancam, Muh Asran berupaya mencegah aksi brutal pelaku. Namun peluku justru kembali menyerang Muh Asran menggunakan busur.
“Pelaku mengeluarkan ketapel dengan busur panah dan melakukan pembusuran namun tidak mengenai korban dan rekannya,” kata Iptu Busran.
Muh Asran sempat menyelamatkan diri dengan menjauh dari lokasi kejadian, namun 4 pria yang merupakan rekan pekaku R, mengejar Muh Asran lalu melancarkan aksi penganiayaan.
“Setelah menganiaya korban, pelaku dan rekannya meninggal TKP (tempat kejadian perkara,” kata Iptu Busran.
Akibat peristiwa tersebut ketiga korban mengalami luka tikaman benda tajam pada tubuhnya. Ketiganya langsung ke RS untuk mendapatkan perawatan medis.
Korban Ibeng mengalami luka tusuk pada bagian Bokong/pantat sebelah kiri. Ibeng dilarikan RS Santa Anna Kendari.
Muhammad Asran mengalami luka robek pada jidat, pipi kiri, hingga kepala bagian atas serta memar pada wajahnya. Muh Asran dirawat di RS Bhayangkara Kendari.
Sementara korban Irsan mengalami luka tusuk pada punggung belakang dan lengan sebelah kiri. Ia menjalani perwatan di RS DR. R. Ismoyo atau RS Korem Kendari.
Iptu Busran mengatakan saat ini pelaku tengah dalam pengejaran kepolisian.
“Pelakunya masih melarikan diri, masih bersembunyi,” pungkasnya. (lin)
















