Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 9 Mei 2025 11:33 WITA ·

PT IPIP Mangkir dari RDP Soal Kecelakaan Kerja


 Kecelakaan kerja di area pembangunan Jetty PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Foto: Istimewa Perbesar

Kecelakaan kerja di area pembangunan Jetty PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara, Andi Muhammad Saenuddin, dibuat geram atas sikap PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) yang tidak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar pada Rabu, 7 Mei 2025.

Hal tersebut diungkapkan Andi Muhammad Saenuddin usai menggelar RDP di Komisi IV yang juga menghadirkan Serikat Mahasiswa Sulawesi Tenggara, Dinas Nakertrans Provinsi, dan Nakertrans Kabupaten Kolaka.

“Ini sudah kita undang untuk menjelaskan PT IPIP tidak hadir, kita akan lakukan panggilan kembali untuk membahas soal kecelakaan kerja yang terjadi di wilayah perusahaan PT IPIP,” kesal Andi.

Komisi IV DPRD Sultra juga menuntut PT IPIP untuk memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan kerja yang meninggal dunia sesuai dengan ketentuan dan memperhatikan azas kemanusiaan.

Jika PT IPIP masih enggan hadir dalam RDP selanjutnya yang akan dilaksanakan pekan depan, Andi akan mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menginvestigasi kecelakaan kerja yang terjadi di PT IPIP.

“Sebagai Legislator Asal Dapil Kolaka, saya akan mendorong hak Konstitusi Dewan untuk pembentukan pansus terkait K3 kecelakaan kerja yang terjadi berulang kali di PT IPIP jika pada undangan RDP berikutnya masih belum hadir,” ungkap Andi.

RDP tersebut digelar lantaran adanya temuan kecelakaan kerja yang menewaskan seorang operator alat berat di PT IPIP. Proses penyidikan dan penyelidikan oleh Bidang Pembinaan dan Pengawasan Nakertrans masih berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.(red)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Knalpot Brong Berujung Penikaman di Buton Selatan

28 Agustus 2025 - 20:54 WITA

Warga Desa Maabholu Muna Digegerkan Penemuan Ular Piton 8 Meter

28 Agustus 2025 - 19:53 WITA

Mendagri Tito Karnavian Dukung Penuh Program Prioritas Kadin Sultra

28 Agustus 2025 - 18:23 WITA

Aksi Nyata PT TBS dan Almhariq: Jalan Poros Kabaena Selatan Mulai Dibangun

28 Agustus 2025 - 17:22 WITA

Tito Karnavian Soroti Jam Tangan Rolex Bupati Bombana: Harusnya Pejabat Publik Bersikap Sederhana!

27 Agustus 2025 - 20:05 WITA

Gunakan Jam Tangan Rolex Senilai Hampir Rp 1 Miliar, Gaya Hidup Mewah Bupati Bombana Disorot!

27 Agustus 2025 - 19:47 WITA

Trending di Daerah