Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Feature · 25 Mei 2026 14:43 WITA ·

Polda Sultra Perketat Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg, Tindak Tegas Penimbun


 Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, Kombes Pol Dodi Ruyatman. Foto: Istimewa Perbesar

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, Kombes Pol Dodi Ruyatman. Foto: Istimewa

KENDARI – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Tenggara memperketat pengawasan dan jalur distribusi gas LPG 3 kg bersubsidi menyusul keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan lonjakan harga.

Langkah ini diambil setelah warga di sejumlah wilayah Sultra kesulitan mendapatkan gas melon, baik di pangkalan resmi maupun pengecer. Kondisi tersebut dimanfaatkan oknum tertentu sehingga harga jual melambung hingga Rp50.000–Rp70.000 per tabung, atau tiga kali lipat dari Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

Polisi Sisir Agen dan Pangkalan Resmi

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, Kombes Pol Dodi Ruyatman, mengatakan anggotanya telah diturunkan ke lapangan untuk memantau langsung rantai pasok LPG 3 kg.

“Pihak kami saat ini sudah bergerak di lapangan untuk mengecek langsung ketersediaan stok dan stabilitas harga gas LPG 3 kg, mulai dari tingkat agen hingga ke pangkalan-pangkalan resmi,” ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.

Tindak Tegas Penimbun dan Manipulasi Distribusi

Polda Sultra memberikan peringatan keras kepada pihak yang mencari keuntungan di tengah kesulitan masyarakat. Dodi menegaskan akan menindak tegas pelaku penimbunan, pengoplosan, maupun manipulasi distribusi.

“Jika ditemukan adanya praktik penimbunan, pengoplosan, atau manipulasi distribusi, polisi akan langsung menindak sesuai hukum niaga yang berlaku,” tegasnya.

Ia mengimbau agen, pangkalan, dan pengecer agar tidak memanfaatkan situasi kelangkaan untuk menaikkan harga di luar kewajaran.

Imbau Masyarakat Hindari Panic Buying 

Dodi meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Ia memastikan stok LPG 3 kg akan terus dikawal kelancarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak perlu melakukan panic buying. Stok akan terus kita kawal kelancarannya. Kami juga mengingatkan semua pihak agar tidak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan ini,” pungkasnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 228 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Komplotan Pembobol Tower Telkomsel di Buton Tengah Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

27 Juni 2026 - 14:01 WITA

Dari Anak Nelayan ke Kursi DPRD Bombana: Perjalanan Inspiratif Sudiami

19 Februari 2026 - 11:08 WITA

Polda Sultra Lakukan Wasrik Tahap I di Polres Konawe Utara

14 April 2025 - 16:00 WITA

PT Rimau New World Diduga Nekat Menggusur Lahan Warga Sopura Kolaka

14 Maret 2025 - 20:43 WITA

Mengenal La Ode Tariala, Anak Petani yang Didapuk Jadi Pimpinan DPRD Sultra

7 Oktober 2024 - 12:32 WITA

Cara Bripka Ula Menginspirasi Warga Beri Bantuan ke Puncak Papua

31 Januari 2024 - 16:36 WITA

Trending di Feature